Budaya dan Kreativitas Kunci Pembangunan Berkelanjutan Kota Kreatif Dunia

  • 09 Jun 2026 05:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Budaya dan kreativitas kini menjadi fondasi penting dalam pembangunan kota-kota di dunia. Melalui konsep Kota Kreatif Dunia, pembangunan tidak lagi hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan identitas budaya, seni, desain, kuliner, musik, film, hingga inovasi kreatif sebagai penggerak ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Program UNESCO Creative Cities Network (UCCN) mendorong kota-kota dunia menjadikan budaya dan kreativitas sebagai bagian utama dari pembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, pengembangan ekonomi kreatif melalui 17 subsektor dinilai memiliki keterkaitan erat dengan delapan bidang kreatif yang diakui UNESCO, mulai dari kerajinan dan seni rakyat hingga arsitektur.

Pengamat ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, Harry Waluyo menjelaskan, filosofi utama UCCN adalah menempatkan budaya dan kreativitas sebagai pendorong pembangunan berkelanjutan, ketahanan kota, ekonomi lokal, inklusi sosial, pelestarian budaya, inovasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Waluyo mengatakan, kota kreatif bukan sekadar kota yang memiliki banyak seniman atau festival, melainkan kota yang mampu mengintegrasikan budaya dan kreativitas ke dalam tata kelola pembangunan.

Saat ini Indonesia telah memiliki tujuh kota yang tergabung dalam jaringan UCCN, yakni Kota Pekalongan, Bandung, Ambon, Jakarta, Surakarta, Kabupaten Ponorogo, dan Kota Malang. Keanggotaan tersebut menunjukkan besarnya potensi budaya dan kreativitas Indonesia di tingkat global.

Pada 2025, UNESCO menambahkan bidang baru dalam UCCN, yaitu arsitektur. Penambahan ini menegaskan pentingnya peran arsitektur dalam menciptakan kota yang berkelanjutan, beridentitas budaya, dan nyaman bagi masyarakat. Indonesia dinilai memiliki peluang besar pada bidang ini melalui kekayaan arsitektur Nusantara, kota-kota heritage, serta konsep pembangunan berbasis budaya lokal.

Ia menegaskan bahwa, masa depan ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan identitas budaya, kualitas hidup masyarakat, solidaritas sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan. Inilah yang menjadi esensi dari konsep Kota Kreatif Dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....