Decluttering Bantu Ciptakan Ruang Hidup Lebih Produktif
- 06 Jun 2026 15:03 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Penumpukan barang atau clutter kerap dianggap persoalan sepele, padahal dapat berdampak pada kualitas hidup, produktivitas, hingga kesehatan mental seseorang. Kondisi ruang yang penuh dan tidak tertata juga dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi kurang efisien.
Pengamat ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, Harry Waluyo, menjelaskan bahwa profesi professional organizer hadir sebagai solusi untuk membantu individu maupun organisasi menciptakan ruang yang lebih tertata, efisien, dan nyaman digunakan. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya berfokus pada kerapian, tetapi juga pada bagaimana ruang dapat mendukung aktivitas dan kualitas hidup penggunanya.
Ia mengatakan, salah satu pelopor di bidang tersebut adalah Professional Organizer Indonesia (POI) yang memperkenalkan konsep organizing modern dan decluttering sebagai bagian dari gaya hidup sehat, produktif, dan berkelanjutan. Layanan yang diberikan mencakup penataan rumah, pengurangan barang yang tidak diperlukan, pengorganisasian lemari pakaian, dapur, ruang kerja, hingga optimalisasi ruang usaha.
Waluyo menjelaskan, decluttering merupakan proses memilah, mengurangi, dan mengatur barang agar ruang menjadi lebih fungsional dan nyaman. Tujuan utamanya bukan sekadar membuat rumah terlihat rapi, melainkan menciptakan lingkungan yang mampu mendukung produktivitas serta memberikan ketenangan bagi penghuninya.
Menurutnya, ruang yang berantakan dapat meningkatkan stres dan menurunkan fokus karena otak menerima terlalu banyak rangsangan visual. Sebaliknya, ruang yang tertata membantu menghemat waktu, memaksimalkan fungsi ruang, serta mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan melalui pemanfaatan kembali barang yang tidak digunakan.
POI sendiri menerapkan metode SORTS yang terdiri dari lima tahap, yakni Select, Organize, Review, Transform, dan Simplify. Metode ini membantu masyarakat menciptakan sistem penyimpanan yang lebih efektif dan mudah dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Waluyo menambahkan, kebutuhan terhadap jasa professional organizer diperkirakan akan terus meningkat seiring perkembangan urbanisasi, tren hunian yang lebih ringkas, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....