Soekarno Cup Bikin Stadion Mandala Karpan Kembali Bergemuruh

  • 25 Mei 2026 19:57 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Sorak suporter pecinta sepak bola akhirnya kembali menggema dari dalam Stadion Mandala Remaja Karang Panjang (Karpan) Ambon, Senin, 25 Mei 2026. Yel-yel dukungan bergemuruh setelah stadion kebanggaan masyarakat Maluku itu dipakai untuk pertandingan partai final turnamen antar kampung Soekarno Cup U-17 zona Ambon-Lease yang mempertemukan Kabarezy FC versus Tawiri FC.

Atmosfer pertandingan yang meriah membuat stadion yang sudah sekian lama tanpa aktivitas sepak bola itu kembali hidup dan bergemuruh. Pantauan RRI Ambon di lapangan, sebelum kick off pertanda dimulainya laga, ratusan penonton sudah memadati tribun stadion untuk memberikan dukungan kepada tim favoritnya.

Suasana semakin semarak dengan dukungan suporter yang terus meneriakan yel-yel sepanjang pertandingan berlangsung. "Sudah cukup lama baru kita dengar suara dukungan suporter sepak bola dari dalam stadion ini. Mandala Karpan Ambon seperti kembali hidup," kata salah satu penikmat sepak bola Ambon, Amet Ibo

Menurutnya, pesepakbola top asal Ambon tidak lepas dari sejarah stadion Mandala Remaja Karpan Ambon. Stadion ini menjadi pusat pelatihan, tempat lahirnya bibit-bibit muda binaan Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) kala itu.

"Sehingga di laga final tadi, membuat kita mengenang masa-masa dulu. Stadion ini harus dibuat punya cerita dari generasi ke generasi, bukan di generasi 80 hingga 90 an saja," harapnya

Amet bilang, jika stadion ini kembali difungsikan dengan digelar kompetisi-kompetisi seperti yang dilakukan Partai Demokrasi Indonesi (PDI) Perjuangan, maka dapat dipastikan prestasi sepak bola anak-anak Ambon, Maluku akan kembali gemilang.

"Beda main di lapangan tanpa tribun dan yang ada tribun, nuasanya berbeda. Anak-anak harus dilatih terbiasa dengan atmosfer dukungan di dalam stadion. Dan di Ambon, yang kita punya hanya Mandala Remaja Karpan," ucapnya

Dia berharap, setelah turnamen Soekarno Cup, pemerintah daerah atau pihak lainnya bisa kembali menggelar kompetisi usia sebagai pembinaan sepak bola di Ambon, Maluku.

"Dan kalau bisa, Mandala Remaja Karpan di perbaiki lagi agar semua kompetisi resmi dipusatkan di lapangan kebanggaan orang Maluku ini," kata Amet

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....