Peringatan Hari Pattimura, Merawat Semangat Perjuangan Rakyat Maluku

  • 14 Mei 2026 20:55 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Masyarakat Maluku kembali memperingati Hari Pattimura pada Kamis, 15 Mei 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa perjuangan Thomas Matulessy atau Kapitan Pattimura dalam melawan penjajahan Belanda di tanah Maluku pada tahun 1817.

Kapitan Pattimura dikenal sebagai tokoh perlawanan rakyat Maluku terhadap kebijakan kolonial Belanda yang dinilai merugikan masyarakat. Saat itu, rakyat mengalami tekanan akibat monopoli perdagangan, kerja paksa, serta berbagai aturan yang membatasi kehidupan masyarakat setempat. Kondisi tersebut memicu munculnya perlawanan yang dipimpin Pattimura bersama rakyat Maluku.

Sejarah mencatat, pada 15 Mei 1817 Pattimura dan pasukannya berhasil merebut Benteng Duurstede di Saparua dari tangan Belanda. Keberhasilan itu menjadi simbol keberanian dan persatuan rakyat Maluku dalam menghadapi penjajahan. Peristiwa tersebut kemudian dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Perlawanan yang dipimpin Pattimura selanjutnya meluas ke sejumlah wilayah di Maluku. Semangat perjuangan rakyat saat itu menunjukkan kuatnya tekad masyarakat untuk mempertahankan hak dan kebebasan mereka. Pattimura juga dikenal sebagai pemimpin yang mampu menyatukan rakyat dari berbagai kalangan dalam satu perjuangan bersama.

Meski sempat memberikan perlawanan sengit, perjuangan Pattimura akhirnya berhasil dipatahkan oleh Belanda melalui operasi militer besar-besaran. Pattimura kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh pemerintah kolonial Belanda. Ia dieksekusi di Ambon pada 16 Desember 1817.

Atas jasa dan pengorbanannya, pemerintah Indonesia menetapkan Pattimura sebagai Pahlawan Nasional. Nama Pattimura kini diabadikan dalam berbagai fasilitas umum di Indonesia, khususnya di Maluku, sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya bagi bangsa dan negara.

Peringatan Hari Pattimura setiap tahunnya diisi dengan berbagai kegiatan, seperti upacara, ziarah, dan pertunjukan budaya. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus meneladani nilai perjuangan, persatuan, dan cinta tanah air yang diwariskan Kapitan Pattimura.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....