Populasi Penyu Sisik Makin Jarang Terlihat di Perairan

  • 02 Mei 2026 12:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Populasi penyu sisik atau Eretmochelys imbricata kini semakin jarang terlihat di perairan Indonesia, termasuk di wilayah Maluku. Penyu yang dikenal dengan cangkangnya yang indah ini dulunya mudah ditemukan di kawasan pesisir, namun kini keberadaannya semakin langka akibat berbagai ancaman lingkungan dan aktivitas manusia.

Menurut Aldi dalam penelitian skripsinya, penurunan populasi penyu sisik terjadi secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Ia menjelaskan bahwa faktor utama yang menyebabkan kelangkaan ini adalah perburuan ilegal, terutama untuk diambil cangkangnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar gelap.

Selain itu, kerusakan habitat juga menjadi penyebab utama. Aldi menuturkan bahwa banyak kawasan pantai yang dulunya menjadi lokasi bertelur penyu kini telah berubah fungsi akibat pembangunan, pencemaran, dan aktivitas manusia yang tidak terkendali. Hal ini membuat penyu kesulitan menemukan tempat yang aman untuk berkembang biak.

Dalam penelitiannya, Aldi juga menyoroti dampak perubahan iklim terhadap keberlangsungan hidup penyu sisik. Kenaikan suhu pasir di pantai dapat mempengaruhi jenis kelamin tukik (anak penyu), sehingga mengganggu keseimbangan populasi di alam.

Ia menambahkan bahwa rendahnya kesadaran masyarakat turut memperparah kondisi ini.

Masih ditemukan praktik pengambilan telur penyu secara ilegal, serta kurangnya upaya perlindungan terhadap satwa tersebut di beberapa daerah pesisir.

Melalui hasil penelitiannya, Aldi berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kelestarian penyu sisik. Upaya konservasi seperti perlindungan habitat, edukasi lingkungan, serta penegakan hukum terhadap pelaku perburuan ilegal menjadi langkah penting agar spesies ini tidak punah di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....