Insiden Pohon Tumbang di Kapaha Telan Korban, Satu Warga Alami Cidera Serius

  • 28 Apr 2026 21:16 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Sebuah pohon besar tumbang di kawasan Taman Makam Pahlawan Kapaha, Tantui Bawah, Kecamatan Sirimau pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 19.01 WIT, mengakibatkan tiga warga menjadi korban. Satu di antaranya mengalami cedera serius berupa patah tulang belakang dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit

Insiden ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keselamatan ruang publik di Kota Ambon.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pohon berukuran besar tiba-tiba roboh di area yang kerap dilalui masyarakat. Laporan pertama diterima petugas pada pukul 19.01 WIT, kemudian segera ditindaklanjuti oleh tim piket untuk melakukan evakuasi.

Di tengah situasi darurat, warga sekitar menjadi pihak pertama yang melakukan pertolongan terhadap korban sebelum aparat tiba di lokasi.

Tiga korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, masing-masing satu orang ke Rumah Sakit Bhayangkara dan dua lainnya ke Rumah Sakit Siloam Ambon.

Salah satu korban dilaporkan mengalami patah tulang belakang dan kini dalam penanganan intensif, sementara dua korban lainnya hanya mengalami luka ringan.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon mengerahkan enam personel dengan tiga unit kendaraan roda dua untuk membantu proses evakuasi serta pembersihan material pohon yang menutup sebagian area.

Namun, insiden ini tidak hanya berhenti pada aspek penanganan darurat. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kondisi dan pengawasan pepohonan di ruang publik, terutama di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Sejumlah warga menyebutkan bahwa kawasan tersebut sering dilalui pada malam hari, sehingga potensi risiko seharusnya dapat diantisipasi melalui pemeriksaan rutin terhadap kondisi pohon, termasuk usia, kekuatan batang, serta dampak cuaca ekstrem.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab pasti tumbangnya pohon. Namun, faktor cuaca, kondisi akar, serta minimnya perawatan kerap menjadi penyebab umum dalam kasus serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di ruang publik tidak hanya bergantung pada respons cepat saat kejadian, tetapi juga pada langkah pencegahan yang sistematis.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera melakukan audit terhadap pohon-pohon berisiko di kawasan publik guna meminimalisir potensi kejadian serupa di masa mendatang.

Di tengah meningkatnya intensitas cuaca tidak menentu, mitigasi risiko di ruang terbuka menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....