Sinergi PLN dan MCC: Pemulihan Mangrove Poka Ambon Catat Keberhasilan 83%

  • 27 Apr 2026 04:36 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon- LSM Moluccas Coastal Care (MCC) bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melaksanakan kegiatan penanaman dan monitoring mangrove di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, hal itu sebagai upaya pelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan di Kota Ambon.

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif bertajuk Roots of Energy yang bertujuan untuk memperkuat rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove. Program ini juga mendapat dukungan kuat dari Pemerintah Desa Poka yang turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan konservasi.

‎Ketua LSM Moluccas Coastal Care, Teria Salhuteru, menyampaikan bahwa wilayah pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, namun saat ini menghadapi berbagai tekanan, baik dari faktor alam maupun aktivitas manusia.

‎“Tanpa mangrove, pesisir kita semakin rentan. Karena itu, penanaman mangrove menjadi langkah strategis untuk memulihkan ekosistem dan melindungi masyarakat pesisir di Pulau Ambon,” ujarnya.

‎Sebanyak 2.000 bibit mangrove jenis Rhizophora telah ditanam di area seluas 145 meter persegi. Proses monitoring yang dilakukan secara berkala sejak Desember 2025 hingga April 2026, dengan melibatkan pemuda dari Kewang Muda Maluku, menunjukkan tingkat keberhasilan hidup (survival rate) mencapai 83 persen, yang tergolong baik.

‎Data ini menunjukkan bahwa upaya rehabilitasi mulai memberikan hasil positif. Secara umum, pertumbuhan mangrove di kawasan Teluk Ambon masih menghadapi tantangan, terutama akibat tekanan aktivitas pesisir, abrasi, serta minimnya upaya rehabilitasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, inisiatif kolaboratif seperti ini dinilai mampu meningkatkan tutupan vegetasi mangrove secara bertahap serta memperbaiki kondisi ekosistem pesisir.

‎Meski demikian, beberapa tantangan masih ditemukan di lapangan, seperti arus laut yang kuat, serangan hama, serta keberadaan sampah plastik di area penanaman. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan masih perlu terus diperkuat agar keberhasilan jangka panjang dapat terjamin.

‎Sebagai tindak lanjut, MCC bersama PLN UIW MMU berencana melakukan penanaman tambahan sebanyak 3.000 bibit mangrove, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan pemuda dalam pemeliharaan mangrove secara berkelanjutan, dengan dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Desa Poka.

‎Melalui kolaborasi ini, diharapkan ekosistem mangrove di pesisir Ambon, khususnya di Teluk Ambon, dapat pulih secara bertahap, sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....