Keunikan Candi Prambanan, Tahan Terhadap Gempa
- 21 Apr 2026 20:02 WIB
- Ambon
RRI.CO ID,Ambon- Candi Prambanan dikenal sebagai salah satu warisan budaya terbesar di Indonesia yang tidak hanya memukau dari segi arsitektur, tetapi juga menyimpan keunikan dalam ketahanannya terhadap gempa bumi. Kompleks candi Hindu yang dibangun pada abad ke-9 ini telah bertahan melewati berbagai peristiwa alam, termasuk gempa besar yang melanda wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Sebagaimana dikutip dari internet, keunggulan struktur Candi Prambanan terletak pada teknik konstruksi yang digunakan oleh para arsitek kuno. Candi ini dibangun menggunakan sistem sambungan batu tanpa semen atau perekat modern. Batu-batu andesit disusun dengan teknik saling mengunci (interlocking), sehingga mampu memberikan fleksibilitas saat terjadi getaran tanah. Struktur ini memungkinkan bangunan tidak mudah retak atau runtuh secara langsung.
Selain itu, bentuk bangunan yang menjulang dengan dasar yang kokoh juga berperan penting dalam meredam dampak gempa. Fondasi candi dibuat lebih lebar dan kuat untuk menopang bagian atas yang tinggi. Desain ini membantu mendistribusikan beban secara merata, sehingga energi getaran gempa dapat tersebar dan tidak terpusat pada satu titik saja.
Para ahli juga menilai bahwa susunan vertikal dan simetris pada Candi Prambanan menjadi faktor tambahan yang membuatnya lebih stabil. Struktur simetris cenderung lebih seimbang dalam menghadapi tekanan dari berbagai arah, termasuk saat gempa bumi terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa nenek moyang Indonesia telah memiliki pemahaman teknik bangunan yang sangat maju pada masanya.
Meski demikian, Candi Prambanan tidak sepenuhnya bebas dari kerusakan. Gempa besar yang terjadi pada tahun 2006 sempat menyebabkan beberapa bagian candi runtuh dan harus direstorasi. Namun, fakta bahwa bangunan ini masih berdiri kokoh hingga sekarang menjadi bukti ketangguhan desainnya.
Keberadaan Candi Prambanan menjadi pengingat bahwa teknologi konstruksi tradisional tidak kalah hebat dibandingkan teknik modern. Warisan ini tidak hanya bernilai sejarah dan budaya, tetapi juga memberikan pelajaran penting tentang bagaimana membangun struktur yang tahan terhadap bencana alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....