Hari Rami Internasional: Merayakan Serat Kuno yang Ramah Lingkungan
- 21 Apr 2026 06:49 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Setiap tanggal 21 Juni, dunia memperingati Hari Rami Internasional atau International Hemp Day. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat luar biasa tanaman rami (Cannabis sativa var. sativa), khususnya potensinya sebagai sumber daya alam yang berkelanjutan, serbaguna, dan ramah lingkungan.
Sebagaimana dikutip daribinternet, Rami adalah tanaman tahunan yang tumbuh cepat dan memiliki sejarah panjang dalam peradaban manusia. Penting untuk membedakan rami industri (industrial hemp) dengan ganja yang digunakan untuk rekreasi. Rami industri mengandung zat psikoaktif THC (tetrahydrocannabinol) dalam jumlah yang sangat rendah (biasanya di bawah 0,3%), sehingga tidak menimbulkan efek memabukkan.
Penggunaan rami sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa manusia sudah memanfaatkan serat rami sejak zaman Neolitikum untuk membuat kain, kertas, dan tali. Di masa lalu, rami bahkan menjadi komoditas penting karena kekuatan dan daya tahannya.
Keistimewaan rami terletak pada kegunaannya yang hampir menyeluruh, mulai dari akar hingga bijinya. Berikut adalah beberapa manfaat utamanya: serat rami sangat kuat, tahan lama, dan memiliki kemampuan menyerap kelembapan yang baik. Kain yang terbuat dari rami terasa sejuk saat dipakai dan sangat ramah bagi kulit sensitif. Selain itu, serat ini juga bisa digunakan untuk membuat karpet, tas, dan tali.
Rami dapat diolah menjadi bahan konstruksi yang disebut hempcrete. Material ini ringan, tahan api, dan memiliki kemampuan isolasi yang baik. Selain itu, serat rami juga digunakan untuk membuat papan partikel dan bahan insulasi bangunan yang lebih ramah lingkungan dibanding bahan kimia sintetis.
Dahulu, kertas pertama di dunia dibuat dari serat rami. Dibandingkan dengan kertas berbahan kayu, kertas rami lebih kuat, tidak mudah menguning, dan tidak perlu menggunakan bahan pemutih yang berbahaya. Tanaman rami juga bisa dipanen dalam waktu singkat (sekitar 3-4 bulan), jauh lebih cepat daripada pohon kayu keras.
Biji rami (hemp seeds) adalah sumber nutrisi yang luar biasa. Biji ini kaya akan protein lengkap, asam lemak Omega-3 dan Omega-6, serta berbagai vitamin dan mineral. Minyak yang diekstrak dari bijinya sering digunakan dalam produk perawatan kulit dan suplemen kesehatan.
Rami dikenal sebagai tanaman "penyelamat bumi" karena menyerap karbon, rami mampu menyerap CO2 dari udara lebih efektif dibandingkan hutan biasa. Rami juga memperbaiki tanah, tanaman ini dapat membersihkan tanah dari kontaminan (proses fitoremediasi) dan menyuburkan kembali tanah yang gersang, serta tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh dan tidak memerlukan pestisida berlebih karena tanaman ini tahan terhadap hama.
Meskipun memiliki banyak manfaat, tanaman rami sering kali disalahpahami dan masih dilarang atau diatur secara ketat di beberapa negara karena kemiripannya dengan tanaman ganja. Oleh karena itu, Hari Rami Internasional menjadi momen penting untuk mengedukasi publik tentang perbedaan rami industri dan ganja. Mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang mendukung budidaya dan industri rami. Serta mempromosikan gaya hidup hijau dan ekonomi sirkular.
Hari Rami Internasional bukan hanya tentang merayakan tanaman, tetapi juga tentang melihat ke depan pada solusi nyata untuk masalah lingkungan dan ekonomi global. Dengan segala kelebihannya, rami memiliki potensi besar menjadi komoditas masa depan yang mendukung kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....