Bagara Community Hadirkan Ruang Tumbuh Siswa di Maluku

  • 20 Apr 2026 11:42 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kegiatan Ruang Tumbuh Bagara Edisi 1 yang diselenggarakan oleh Bagara Community berlangsung pada 17–18 April 2026 di SMP Negeri 43 Maluku Tengah. Program ini dirancang sebagai ruang pembelajaran alternatif yang menempatkan siswa sebagai pusat proses, dengan fokus pada pengembangan karakter, kesadaran diri, dan keberanian dalam mengekspresikan gagasan.

Sejak hari pertama, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan peserta didik. Antusiasme siswa terlihat sejak registrasi, di mana mereka hadir dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Pembukaan kegiatan berlangsung hangat melalui sambutan dari perwakilan Bagara Community dan pihak sekolah, menandai dimulainya proses pembelajaran yang lebih reflektif dan partisipatif.

Materi awal disampaikan oleh Kelvin K. Kewilaa yang mengajak siswa mengenal diri mereka secara lebih mendalam. Pendekatan interaktif yang digunakan membuat siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga aktif terlibat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelas untuk menciptakan ruang belajar yang lebih fokus dan kondusif.

Pada sesi kelas mendalam, siswa mengikuti berbagai topik seperti lingkungan, public speaking, debat, berpikir kritis, dan bahasa Inggris. Setiap kelas didampingi fasilitator yang mendorong diskusi, pertukaran ide, serta keberanian berpendapat. Suasana yang awalnya pasif berubah menjadi lebih hidup, ditandai dengan meningkatnya partisipasi dan kepercayaan diri siswa.

Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada penguatan dan refleksi. Siswa mempersiapkan selebrasi hasil belajar dalam kelompok, yang menjadi ruang untuk mengasah kerja sama dan kreativitas. Sesi refleksi yang dipandu kembali oleh Kelvin K. Kewilaa membantu siswa menyadari proses pertumbuhan diri yang mereka alami selama kegiatan berlangsung.

Puncak kegiatan terjadi pada sesi presentasi hasil belajar. Setiap kelompok tampil menyampaikan ide dan pemahaman mereka dengan penuh percaya diri. Beragam pendekatan kreatif, termasuk penggunaan media visual, memperkuat penyampaian materi. Penampilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa mampu berkembang ketika diberikan ruang dan pendampingan yang tepat.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan, laporan pelaksanaan, serta apresiasi dari pihak sekolah. Bagara Community berharap program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap siswa memiliki potensi dan masa depan yang layak diperjuangkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....