Mengenang Tragedi Tenggelamnya Kapal Titanic 15 April

  • 14 Apr 2026 06:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Tanggal 15 April selalu menjadi momen duka dalam sejarah dunia, mengenang tenggelamnya kapal megah RMS Titanic di Samudra Atlantik Utara pada tahun 1912. Kapal yang dijuluki “tak dapat tenggelam” ini berakhir tragis setelah menabrak gunung es dalam pelayaran perdananya, menewaskan lebih dari 1.500 orang.

Melansir dari laman National Today, Titanic berangkat dari Southampton pada 10 April 1912 dengan tujuan New York City. Kapal ini membawa sekitar 2.200 penumpang dan awak, termasuk sejumlah tokoh kaya dan emigran yang berharap memulai hidup baru di Amerika Serikat.

Namun, pada malam 14 April 1912, kapal tersebut menabrak gunung es di tengah perairan dingin Atlantik. Meski telah menerima beberapa peringatan tentang keberadaan es, Titanic tetap melaju dengan kecepatan tinggi, yang kemudian dianggap sebagai salah satu faktor penyebab utama kecelakaan tersebut.

Benturan itu merobek lambung kapal dan menyebabkan air masuk dengan cepat ke dalam beberapa kompartemen. Dalam waktu kurang dari tiga jam, tepatnya sekitar pukul 02.20 dini hari tanggal 15 April, Titanic akhirnya tenggelam sepenuhnya ke dasar laut.

Evakuasi berlangsung dalam kondisi kacau dan tidak siap. Jumlah sekoci penyelamat yang terbatas membuat banyak penumpang tidak mendapatkan tempat, terutama mereka yang berada di kelas bawah. Peristiwa ini menyoroti kesenjangan sosial yang nyata bahkan dalam situasi darurat.

Tragedi ini kemudian memicu perubahan besar dalam regulasi keselamatan pelayaran internasional. Salah satu langkah penting adalah pembentukan International Ice Patrol, serta aturan baru yang mewajibkan kapal menyediakan sekoci yang cukup bagi seluruh penumpang.

Lebih dari satu abad berlalu, kisah Titanic tetap hidup dalam ingatan dunia, termasuk melalui berbagai karya budaya populer seperti film Titanic. Peristiwa ini tidak hanya dikenang sebagai tragedi besar, tetapi juga sebagai pelajaran penting tentang keselamatan, teknologi, dan kemanusiaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....