Kasuari Terancam, Upaya Pelestarian Terus Ditingkatkan

  • 11 Apr 2026 10:03 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon-Burung Kasuari (Casuarius casuarius) kembali menjadi sorotan setelah statusnya yang kian mengkhawatirkan. Satwa endemik yang dikenal sebagai salah satu burung terbesar di dunia ini kini tercatat sebagai spesies yang rentan hingga hampir terancam punah, dengan jumlah populasi yang terus menurun di alam liar.

Populasi kasuari di alam diperkirakan kurang dari 1.000 individu. Penurunan ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari hilangnya habitat akibat deforestasi, perburuan liar, hingga gangguan aktivitas manusia di kawasan hutan.

Kondisi ini menjadi alarm serius bagi para pegiat lingkungan untuk segera mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestariannya.

Di Indonesia, khususnya di wilayah Papua dan sebagian Maluku seperti Pulau Seram, kasuari dilindungi oleh undang-undang.

Upaya perlindungan dilakukan melalui pelestarian habitat alami serta pembatasan aktivitas yang berpotensi mengancam keberlangsungan hidup satwa tersebut. Program konservasi berbasis masyarakat juga mulai digalakkan untuk meningkatkan kesadaran warga sekitar.

Kasuari sendiri dikenal sebagai hewan pemakan buah (frugivora), namun juga mengonsumsi serangga, tumbuhan kecil, hingga hewan kecil lainnya. Perannya sangat penting dalam ekosistem hutan, terutama dalam membantu penyebaran biji-bijian yang mendukung regenerasi hutan tropis.

Selain itu, kasuari memiliki karakteristik unik berupa tubuh besar, bulu hitam lebat, serta kepala berwarna cerah dengan “helm” keras di bagian atasnya. Meski terlihat menarik, burung ini dikenal cukup agresif jika merasa terancam, sehingga interaksi langsung dengan manusia perlu dihindari.

Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, para ahli mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian kasuari. Edukasi lingkungan, perlindungan habitat, serta penghentian perburuan liar menjadi langkah penting agar burung ikonik ini tetap lestari dan tidak hanya menjadi cerita bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....