Drone Kian Canggih, Dari Hobi hingga Solusi Pertanian
- 09 Apr 2026 13:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Perkembangan teknologi drone saat ini mengalami lonjakan yang sangat pesat dan semakin meluas ke berbagai sektor kehidupan. Hal ini menjadi salah satu bahasan menarik dalam podcast Siniar Keker RRI Ambon yang dirilis pada 26 Maret 2026 bertajuk “Terbang Aman, Terbang Legal Bersama Pilot Drone!” bersama narasumber M. Fausan Salatalohy, Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Regional Maluku.
Dalam perbincangan tersebut, Fausan menyoroti bahwa fungsi drone kini tidak lagi terbatas sebagai alat dokumentasi semata. Jika dulu drone lebih dikenal untuk kebutuhan fotografi dan videografi, kini penggunaannya telah berkembang ke berbagai bidang strategis.
“Sekarang drone sudah sangat luas pemanfaatannya. Bukan cuma untuk foto dan video, tapi juga untuk mapping wilayah, termasuk di bidang militer,” Ujar Fausan.
Selain itu, dunia olahraga dan hiburan juga turut merasakan dampak perkembangan teknologi ini. Drone balap atau drone racing kini menjadi salah satu cabang yang diminati, menghadirkan sensasi kecepatan dan ketangkasan dalam mengendalikan perangkat di udara. Di sisi lain, pertunjukan drone show juga semakin populer, di mana ratusan hingga ribuan drone diterbangkan secara bersamaan untuk membentuk formasi visual yang spektakuler di langit malam.
Tak hanya itu, inovasi juga merambah sektor transportasi dengan hadirnya konsep taxi drone, yang digadang-gadang menjadi solusi mobilitas masa depan. Meskipun belum sepenuhnya diterapkan secara luas di Indonesia, perkembangan ini menunjukkan arah kemajuan teknologi drone yang semakin futuristik.
Namun, salah satu pemanfaatan yang paling berdampak langsung bagi masyarakat adalah di sektor pertanian. Pemerintah saat ini tengah menggagas penggunaan drone agro sebagai solusi modern untuk membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja.
Drone agro mampu melakukan berbagai tugas seperti menyebar pupuk, menyemprot pestisida, hingga memantau kondisi tanaman. Dengan teknologi ini, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam waktu jauh lebih singkat.
“Kalau secara manual mungkin butuh beberapa hari, tapi dengan drone agro, penebaran pupuk bisa mencakup 5 sampai 10 hektar dalam sehari,” kata Fausan.
Kemudahan penggunaan juga menjadi nilai tambah. Petani tidak lagi harus bekerja secara fisik di seluruh lahan, melainkan cukup mengatur rute penerbangan drone, menekan tombol mulai, dan memantau prosesnya dari jarak aman.
Transformasi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi beban kerja petani, terutama di wilayah dengan lahan yang luas. Selain itu, penggunaan drone juga dinilai lebih presisi sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan pupuk dan pestisida.
Dengan perkembangan yang begitu cepat, drone kini bukan hanya sekadar teknologi canggih, tetapi telah menjadi alat bantu penting di berbagai sektor. Dari langit hiburan hingga sawah pertanian, kehadiran drone membuka peluang baru yang semakin menjanjikan bagi masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....