Terbang Aman, Terbang Legal Bersama Pilot Drone

  • 09 Apr 2026 13:30 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID , Ambon – Perkembangan teknologi drone yang semakin pesat di Indonesia turut membuka peluang baru, baik di bidang hobi maupun profesional. Namun di balik kemudahan tersebut, aspek keselamatan dan legalitas tetap menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Hal inilah yang menjadi sorotan dalam podcast Siniar Keker RRI Ambon yang dirilis pada 26 Maret 2026, dengan menghadirkan narasumber M. Fausan Salatalohy, Ketua Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Regional Maluku.

Dalam perbincangan tersebut, Fausan membagikan perjalanan awalnya mengenal drone sejak tahun 2016. Ia mengaku, ketertarikannya berawal dari hobi semata. Namun seiring waktu, ia menyadari bahwa menerbangkan drone tidak hanya soal mengambil gambar dari udara, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan penerbangan yang harus dipatuhi.

“Awalnya memang hanya hobi, tapi semakin ke sini saya sadar bahwa menerbangkan drone itu ada aturannya, ada tanggung jawabnya. Tidak bisa sembarangan,” katanya.

Kesadaran tersebut kemudian mendorong Fausan untuk bergabung dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), yang secara nasional telah terbentuk sejak tahun 2015. Melalui organisasi ini, para pilot drone tidak hanya mendapatkan wadah untuk berkumpul, tetapi juga dibekali pemahaman terkait regulasi, etika, dan standar keselamatan dalam menerbangkan drone.

Di Maluku sendiri, APDI baru resmi terbentuk sebagai regional pada Oktober 2023. Kehadirannya disambut antusias oleh para pecinta drone di Ambon dan sekitarnya. Pada awal pembentukannya, APDI Regional Maluku memiliki sekitar 30 anggota. Kini, jumlah tersebut telah meningkat menjadi sekitar 70 orang, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap dunia drone.

“Perkembangannya cukup signifikan. Ini menandakan bahwa kesadaran untuk terbang secara aman dan legal juga semakin meningkat,” ujarFausan.

Salah satu upaya yang dilakukan APDI untuk menjaga standar profesionalisme anggotanya adalah dengan rutin mengadakan ujian sertifikasi setiap bulan. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa seorang pilot drone telah memahami aturan penerbangan serta mampu mengoperasikan drone dengan aman.

Melalui podcast tersebut, Fausan juga mengimbau masyarakat, khususnya para pengguna drone pemula, agar tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga memahami regulasi yang berlaku. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan maupun pelanggaran hukum.

“Drone itu bukan sekadar mainan. Ada aturan yang harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” ucapnya.

Dengan semakin berkembangnya komunitas dan kesadaran akan pentingnya legalitas, diharapkan penggunaan drone di Maluku dapat terus berjalan secara aman, tertib, dan profesional. Podcast ini pun menjadi pengingat bahwa di balik teknologi yang canggih, selalu ada tanggung jawab yang harus dijaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....