Tragedi Jembatan Merah Putih, Satu Nyawa Melayang Tengah Malam
- 09 Apr 2026 09:29 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Suasana malam di Kota Ambon kembali diselimuti duka setelah sebuah peristiwa tragis terjadi di Jembatan Merah Putih pada Rabu, 8 April 2026 sekitar pukul 22.10 WIT. Seorang pria bernama Anto Haninu, warga Pelita Jaya, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari jembatan tersebut.
Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang sebelumnya masih sempat menemaninya beraktivitas. Sebelum kejadian, Anto diketahui baru saja memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter bersama keluarga.
Dalam perjalanan pulang, ia meminta singgah di Jembatan Merah Putih untuk menikmati pemandangan malam Kota Ambon dari ketinggian. Namun, sesaat setelah turun dari sepeda motor, peristiwa tak terduga terjadi. Anto tiba-tiba terjatuh dari atas jembatan, membuat keluarga dan warga sekitar terkejut dan panik.
Dalam beberapa tahun terakhir, Jembatan Merah Putih yang dikenal sebagai ikon kebanggaan masyarakat Maluku itu, juga kerap disebut sebagai salah satu lokasi yang beberapa kali dikaitkan dengan peristiwa percobaan bunuh diri. Pada 26 Maret 2026, seorang perempuan muda bernama Sandra Vila Caniago (21) juga dilaporkan meninggal dunia setelah diduga melompat dari jembatan tersebut.
Rangkaian peristiwa ini menambah keprihatinan banyak pihak, sekaligus memunculkan harapan agar langkah-langkah pencegahan dapat diperkuat, baik dari sisi pengamanan kawasan maupun perhatian terhadap kesehatan mental masyarakat.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami luka serius sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Korban mengalami patah pada kaki kiri dan tangan kiri, dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jenazah telah berada di rumah keluarga di Waiheru,” ujarnya pada Kamis , 9 April 2026.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap kota, ada kisah-kisah sunyi yang tak selalu terlihat. Kepedulian terhadap kesehatan mental, perhatian keluarga, serta kehadiran lingkungan yang suportif menjadi hal penting agar tragedi serupa tidak kembali terulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....