Unpatti dan Happy Green Island Bangun Kolaborasi Perangi Sampah

  • 09 Apr 2026 08:36 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Rektor Universitas Pattimura Prof. Fredy Leiwakabessy menggandeng Happy Green Island untuk memperkuat edukasi lingkungan di masyarakat. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan penting yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor.

Kerja sama ini tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga menyentuh aspek inovasi teknologi informasi dan penelitian lingkungan. Keduanya sepakat untuk mengembangkan keahlian praktis yang dapat langsung diterapkan oleh mahasiswa dan warga lokal.

Happy Green Island sendiri dikenal sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan komunitas di wilayah pulau-pulau kecil Indonesia. Mereka berkomitmen membantu warga mendirikan sistem pengelolaan sampah mandiri yang tetap menghormati kearifan lokal setempat.

Prof. Fredy menjelaskan Unpatti sebelumnya telah rutin menjalankan berbagai program lingkungan bersama kementerian dan lembaga pemerintah. Kini, keterlibatan mahasiswa akan semakin ditingkatkan melalui aksi nyata pengelolaan sampah di dalam maupun luar kampus.

Rektor berharap sinergi ini mampu menciptakan sistem yang lebih terstruktur dan sistematis bagi masa depan lingkungan Maluku. Target utamanya adalah memberikan dampak jangka panjang yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan keasrian alam.

“Program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya penuh harap.

Kesempatan yang sama, Direktur Happy Green Islands, Corneles K. Lafeber, menekankan bahwa isu sampah adalah masalah multidimensi yang rumit. Menurutnya, penanganan limbah membutuhkan pendekatan dari berbagai sisi mulai dari ekologi, sosial, hingga ekonomi.

Ia menegaskan bahwa urusan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu fakultas atau lembaga pendidikan saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor yang solid agar solusi yang ditawarkan bisa berjalan secara efektif dan konsisten.

“Mengatasi masalah sampah membutuhkan kerja sama lintas sektor,” ucapnya.

Menutup pertemuan tersebut, Corneles optimis bahwa dukungan dari Unpatti akan mempercepat perkembangan proyek mereka di Ambon. Program ini diharapkan terus berkembang luas dan memberikan manfaat nyata bagi pelestarian ekosistem pulau-pulau di Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....