Miris! Bocah 2 Tahun Meninggal di RSUP Leimena Gegara Lamban Ditangani
- 05 Apr 2026 12:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johanes Leimena, Kota Ambon, kembali berulah. Tindakan penangan medis oleh mereka kembali disorot sejumlah warga, Jumat (3/4/2026) malam.
Aksi protes sejumlah warga terlihat saat seorang pasien anak berinisial AW (2 Tahun) , dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di rumah sakit milik pemerintah tersebut. Aksi tersebut dipicu lantaran pihak rumah sakit yang dinilai lamban dan terkesan acuh dalam memberikan pelayanan hingga menyebabkan pasien meninggal dunia.
Aksi protes keluarga pasien turut dikawal pihak pengamanan rumah sakit dan juga aparat kepolisian.
Ayah korban, Gani Purbaya Wowotubun mengatakan putrinya AW, yang di bawa ke RSUP Ambon untuk menjalani perawatan akibat penumpukan cairan dibagian perut, sejak, Senin 30 Maret 2026.
Namun selama berada di rumah sakit tersebut, Gani megakui bahwa putrinya yang masuk dengan status pasien BPJS Kesehatan itu tidak dilayani dengan baik.
“Sejak masuk di IGD, anak saya hanya mendapat suntikan penghilang rasa sakit. Tidak ada penanganan lanjut,”kata Gani kepada wartawan dengan penuh sedih.
Gani juga mengaku kecewa karena pelayanan medis di RSUP Ambon sangat jauh dari harapannya dan masyarakat. " Beta (saya) yakin rumah sakit yang besar ini bisa selamatkan beta punya anak, tapi ternyata tidak bisa,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sementara kerabar korban laiinya, Risky Rahakbauw juga mengaku bahwa pihak rumah sakit telah membuat kelalaian karena lamban menangani pasien yang membutuhkan penanganan serius.
“Kami keluarga merasa kecewa atas kematian adik kami, karena pelayanan dan juga petugas dalam penanganan pasien, dikarenakan kelalaian dan terkesan lambat dalam penanganan kepada adik perempuan kami,”katanya kesal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUP Leimena Ambon belum memberikan penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....