Karya Kreatif Bernilai Tinggi Layak Dihargai Setimpal
- 31 Mar 2026 09:56 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Kesadaran masyarakat terhadap nilai ekonomi karya kreatif dinilai masih perlu ditingkatkan. Hal ini disampaikan oleh Harry Waluyo, pengamat ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata.
Menurutnya, di era ekonomi kreatif saat ini, nilai sebuah produk tidak lagi hanya ditentukan oleh bahan baku atau tenaga fisik, tetapi juga oleh ide, kreativitas, serta proses intelektual yang melatarbelakanginya.
“Produk kreatif seperti video, desain, atau konten digital lahir dari proses panjang yang melibatkan riset, pengembangan, pengalaman, serta penggunaan teknologi. Ini bukan sesuatu yang instan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses penciptaan nilai dimulai dari tahap ide dan konsep, yang melibatkan riset tren, analisis audiens, hingga penyusunan strategi komunikasi. Tahapan ini seringkali tidak terlihat, namun menjadi fondasi utama dalam menghasilkan karya berkualitas.
Selain itu, proses riset dan pengembangan (R&D) dalam industri kreatif juga membutuhkan investasi besar, baik dari sisi waktu, biaya, maupun peningkatan keterampilan. Hal inilah yang membedakan produk biasa dengan produk bernilai tambah tinggi.
Harry mencontohkan peran videographer yang tidak hanya merekam gambar, tetapi juga membangun narasi, menciptakan emosi, hingga memperkuat pesan brand melalui teknik visual dan audio yang matang.
Namun demikian, ia menilai masih banyak terjadi kesalahpahaman di masyarakat, di mana klien cenderung hanya melihat hasil akhir tanpa memahami proses di baliknya. Kondisi ini kerap berujung pada negosiasi harga yang tidak seimbang dan merugikan pelaku kreatif.
“Ketika karya kreatif tidak dihargai secara layak, maka yang terjadi adalah undervaluation. Ini bisa menghambat inovasi dan menurunkan kualitas industri kreatif secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menghargai karya kreatif bukan sekadar membayar jasa, melainkan bentuk investasi dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berkelanjutan.
“Karya kreatif yang mampu meningkatkan penjualan, memperkuat branding, hingga menyentuh emosi audiens adalah produk bernilai tinggi. Dan kerja cerdas di baliknya tentu layak dihargai,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....