Potensi Banjir Rob Ancam Sejumlah Pesisir Maluku

  • 30 Mar 2026 07:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Maluku. Peringatan ini disampaikan menyusul fenomena bulan purnama yang terjadi pada 2 April 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin mengatakan berdasarkan hasil pantauan data water level dan prediksi pasang surut, sejumlah wilayah berpotensi terdampak. Wilayah tersebut antara lain pesisir Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar.

Ia menjelaskan, potensi gelombang pasang dan banjir rob terjadi dengan waktu yang berbeda di setiap wilayah. Namun secara umum, periode potensi banjir pesisir diperkirakan berlangsung mulai 30 Maret hingga 10 April 2026.

"Dampak banjir rob berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat di wilayah pesisir dan pelabuhan. Aktivitas bongkar muat di pelabuhan serta kegiatan warga di pemukiman pesisir diperkirakan dapat terganggu," ujarnya.

Mujahidin mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pasang maksimum air laut. Ia juga meminta warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan oleh BMKG.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....