Integrasi Seni, Desain & Teknologi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
- 26 Mar 2026 14:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi modern yang bertumpu pada ide, kreativitas, inovasi, dan pengetahuan manusia sebagai sumber utama nilai tambah. Hal ini disampaikan oleh Harry Waluyo, Pengamat Ekonomi Kreatif, Budaya dan Pariwisata, dalam catatannya terkait hubungan seni, desain, teknologi, dan media dalam ekosistem ekonomi kreatif kepada RRI beberapa waktu lalu.
Menurut Waluyo, ekonomi kreatif berbeda dengan ekonomi berbasis sumber daya alam maupun industri konvensional karena mengandalkan modal intelektual serta kemampuan manusia dalam menciptakan karya dan layanan bernilai ekonomi sekaligus budaya.
Ia menjelaskan, dalam prakteknya, perkembangan ekonomi kreatif tidak dapat dipisahkan dari interaksi empat elemen utama, yakni seni, desain, teknologi, dan media. Seni berperan sebagai sumber inspirasi dan identitas budaya, desain menerjemahkan ide menjadi produk yang memiliki nilai pasar, teknologi mendorong efisiensi serta inovasi, sementara media menjadi sarana distribusi dan komunikasi kepada konsumen.
Lebih lanjut, Harry menekankan bahwa keempat unsur tersebut membentuk ekosistem yang saling terhubung dalam rantai nilai kreatif, mulai dari penciptaan ide, pengembangan produk, produksi, distribusi, hingga monetisasi. Integrasi ini dinilai mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya suatu daerah.
Dalam konteks Indonesia, potensi ekonomi kreatif sangat besar, terutama karena kekayaan seni dan budaya yang beragam. Seni tradisional seperti batik, tenun, ukiran, hingga pertunjukan budaya dapat dikembangkan menjadi produk kreatif bernilai tinggi jika didukung desain, teknologi, dan media yang tepat.
Waluyo juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas akses pasar, termasuk melalui platform daring dan media sosial yang memungkinkan pelaku kreatif menjangkau pasar global.
Ia menambahkan, dalam sektor pariwisata, integrasi ekonomi kreatif dapat terlihat melalui pengembangan pariwisata berbasis budaya. Model ini tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Dengan demikian, pengembangan ekonomi kreatif memerlukan pendekatan ekosistem yang mampu mengintegrasikan seni, desain, teknologi, dan media secara sinergis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....