Pemprov Maluku Genjot Investasi Perkebunan Senilai Rp600 Miliar
- 26 Mar 2026 12:45 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku terus melakukan langkah strategis untuk menggenjot masuknya investasi ke bumi "Seribu Pulau". Fokus utama kali ini diarahkan pada sektor perkebunan dengan mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara khusus menugaskan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda, untuk membangun koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat, termasuk PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Persero. Koordinasi ini bertujuan mematangkan rencana hilirisasi kelapa dalam dan pala di wilayah Maluku Tengah.
Dalam pembicaraan bersama Pemprov Maluku, PTPN telah menyampaikan rencana besar pengembangan kelapa dalam di atas lahan seluas 5.000 hektar yang mencakup kawasan Liang Awaiya hingga Desa Sanahu, Maluku Tengah, dengan masa kontrak selama 30 tahun.
Total nilai investasi yang dikucurkan untuk proyek raksasa ini mencapai Rp600 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan secara terperinci untuk dua sektor utama, yaitu
Rp500 Miliar, terdiri dari investasi hilirisasi industri kelapa dan Rp100 Miliar dan pengembangan hilirisasi komoditas pala.
Kepala Dinas Pertanian Maluku Ilham Tauda menjelaskan proyek ini tidak hanya berfokus pada korporasi, tetapi juga mengedepankan pola kemitraan dengan petani lokal.
"Dampak ekonominya sangat luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pengurangan angka kemiskinan. Artinya, tingkat kesejahteraan petani di Maluku akan semakin membaik," ujar Ilham Tauda kepada RRI.
Terkait pelaksanaan di lapangan, Tauda menambahkan bahwa agenda ground breaking atau peletakan batu pertama dijadwalkan paling lambat pada awal April mendatang. Menariknya, seremoni ini rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari provinsi lain yang terkoneksi langsung dengan titik lokasi di Maluku.
"Yang pasti, ini adalah dampak positif yang harus kita sambut dengan melibatkan petani dan pemilik lahan secara aktif," tutur Ilham Tauda optimis. Bertje Minanlarat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....