Brinji Emas, Burung Endemik Maluku

  • 01 Mar 2026 11:42 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Burung endemik Maluku, Brinji Emas atau yang dikenal dengan nama ilmiah Alopecoenas affinis (Alophoixus affinis), menjadi salah satu kekayaan hayati yang patut dibanggakan masyarakat. Satwa ini memiliki ciri khas warna bulu kekuningan hingga zaitun pada bagian atas tubuhnya, dengan ukuran sekitar 21–26 sentimeter. Keindahan warna serta suaranya yang merdu menjadikan burung ini mudah dikenali di habitat aslinya.

Brinji Emas merupakan burung yang hanya dapat ditemukan di wilayah Indonesia, khususnya di Provinsi Maluku. Persebarannya terbatas di Pulau Ambon dan Seram. Keberadaan burung ini sekaligus menjadi penanda pentingnya kawasan hutan Maluku sebagai rumah bagi berbagai satwa endemik yang tidak ditemukan di daerah lain.

Secara umum, Brinji Emas hidup di kawasan berhutan dengan pepohonan rapat. Habitatnya meliputi hutan alami, semak belukar, hingga lahan budidaya tertentu, kecuali area perkebunan di pesisir. Di Pulau Seram, burung ini dapat dijumpai hingga ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut, menandakan kemampuannya beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.

Keberadaan Brinji Emas juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Sebagai bagian dari rantai makanan dan penyebar biji alami, burung ini membantu proses regenerasi hutan. Oleh sebab itu, kelestarian habitat menjadi faktor utama agar populasinya tetap terjaga di alam liar.

Namun demikian, ancaman terhadap habitat hutan akibat aktivitas manusia tetap menjadi perhatian. Perambahan hutan, alih fungsi lahan, serta perubahan lingkungan berpotensi mengganggu kelangsungan hidup burung endemik ini. Upaya konservasi dan edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberadaan Brinji Emas di masa mendatang.

Masyarakat Maluku pun diharapkan dapat terus menjaga alam sebagai warisan berharga bagi generasi berikutnya. Seperti pesan yang kerap digaungkan, “Katong jaga alam, alam jaga katong,” menjadi pengingat bahwa kelestarian Brinji Emas dan kekayaan hayati lainnya bergantung pada kepedulian bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....