MCC Gelar Kewang Muda Maluku Angkatan Empat di Haruku

  • 23 Feb 2026 11:01 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon -Kegiatan tahunan Kewang Muda Maluku 2026 (Angkatan IV) kembali digelar oleh Moluccas Coastal Care (MCC), yang berlangsung ‎pada 12–14 Februari 2026 di Rumah Kewang Negeri Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. ‎Kegiatan ini mengusung tema

‎“Roots of Energy” yang menegaskan pentingnya hutan dan laut sebagai akar energi kehidupan asyarakat Maluku.

‎Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku (Dispora Maluku), seraya memberikan apresiasi atas konsistensi MCC dalam membina enerasi muda berbasis kearifan lokal serta mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam isu-isu ingkungan dan keberlanjutan.

‎Program ini merupakan dukungan dari PT PLN (Persero) UIW Maluku dan Maluku Utara melalui program Roots of Energy – Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 – Penanaman Mangrove, ebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan ekosistem pesisir di Maluku.

Ketua MCC, S. Teria Salhuteru, menyampaikan bahwa Kewang Muda Maluku hadir ebagai ruang pembinaan dan penguatan kapasitas generasi muda berbasis nilai adat kewang. “Anak muda Maluku harus memahami bahwa hutan dan laut adalah satu kesatuan energi ehidupan. Melalui Kewang Muda, kami ingin menanamkan kembali nilai-nilai kewang sebagai sistem penjagaan alam berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2021, program ini telah melahirkan 58 alumni yang ersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku. Tahun ini, sebanyak 21 pemuda/i dari komunitas, sekolah, organisasi pemuda, serta wilayah adat pesisir dan pulau-pulau kecil mengikuti egiatan berkonsep camp learning yang edukatif dan partisipatif.

Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan meliputi penguatan nilai kewang dan piritualitas adat, materi hutan dan laut sebagai sumber energi kehidupan, komunikasi ingkungan dan kepemimpinan pemuda, pengelolaan sampah berbasis anak muda, serta

enulisan ilmiah dan penyusunan rencana aksi.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi ingkungan, dan perwakilan komunitas untuk memperkaya perspektif peserta. Selain itu, peserta urut terlibat dalam aksi penanaman mangrove sebagai wujud nyata implementasi tema “Roots f Energy” dan dukungan terhadap peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2025.

Output yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain meningkatnya pemahaman peserta tentang eterhubungan hutan dan laut, bertambahnya jumlah alumni menjadi 79 Kewang Muda Maluku, ersusunnya rencana aksi lingkungan berbasis komunitas dan adat, serta terdokumentasinya raktik baik pelestarian lingkungan.

Melalui tema “Roots of Energy”, Kewang Muda Maluku 2026 diharapkan menjadi ruang embelajaran sekaligus pembentukan karakter generasi muda sebagai penjaga hutan dan laut, erta penerus nilai adat kewang demi keberlanjutan Maluku kini dan masa depan.

‎Teria mengatakan, sebagai wilayah kepulauan, Maluku menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari kerusakan hutan, degradasi pesisir dan laut, persoalan sampah, hingga dampak perubahanklim.

‎"Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap ekosistem sekaligus kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat yang sangat bergantung pada sumber daya alam,"tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....