HUA Serukan Jaga Silaturahim Orang Basudara di Jazirah

  • 22 Feb 2026 18:08 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Perhimpunan pemuda, pelajar dan mahasiswa se-Jazirah atau Hetu Upu Ana (HUA) menyerukan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahim antar orang basudara di wilayah Jazirah Leihitu.

Seruan tersebut disampaikan Ketua DPP HUA Suherman menyikapi adanya insiden pertikaian yang memecah keharmonisan masyarakat pada beberapa negeri di wilayah Jazirah, yang meliputi Kecamatan Leihitu, Leihitu Barat dan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

"Silaturahim adalah warisan leluhur yang harua terus kita jaga. Jangan sampai karena perbedaan kecil, hubungan orang basudara menjadi renggang," kata Suherman di Ambon, Minggu, 22 Februari 2026.

Suherman juga mengajak warga untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Baginya, Kamtibmas merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan kehidupan sosial yang harmonis. Tanpa situasi yang aman dan tertib, aktivitas masyarakat baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial budaya akan terganggu.

"Sebagai orang basudara, mari kita jaga stabilitas keamanan di wilayah ini. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi kewajiban kolektif seluruh masyarakat. Ketika kamtibmas terganggu, maka dampaknya dirasakan oleh semua pihak," ujarnya

Dia menyatakan, masyarakat terutama generasi muda memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Dari perspektif organisasi kepemudaan, pemuda dan pelajar adalah agen perubahan yang memiliki energi, gagasan, dan pengaruh besar dalam membentuk opini serta arah kehidupan sosial masyarakat.

Pemuda dan pelajar juga merupakan penjaga nilai-nilai sosial dan adat-istiadat yang menjadi identitas bersama masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi, serta mengedepankan sikap dewasa dalam menyikapi setiap persoalan.

"Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Pemuda harus tampil sebagai jembatan perdamaian yang mempererat hubungan antar-negeri dan masyarakat banyak," ucapnya

HUA juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat tokoh adat, tokoh agama, aparat keamanan, serta seluruh warga untuk mengedepankan dialog, musyawarah, dan semangat persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang ada.

Masyarakat harus dapat bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta memperkuat komunikasi lintas komunitas demi mencegah terjadinya instabilitas kamtibmas yang lebih luas.

"Kedamaian adalah warisan yang harus kita jaga. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan semangat persatuan, saling menghormati, dan komitmen untuk hidup rukun di tanah yang kita cintai bersama," kata advokat muda asal negeri Hitu itu menutup obrolannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....