Gempa M5.0 di Laut Banda, Tidak Berpotrnsi Tsunami
- 14 Feb 2026 20:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Wilayah Laut Banda, Kepulauan Aru, Maluku, diguncang gempabumi tektonik pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 18.48 Wit. Gempabumi tersebut memiliki magnitudo M4,8 dengan episenter berada di koordinat 4,86° LS dan 134,23° BT, atau sekitar 100 kilometer arah timur laut Kepulauan Aru, pada kedalaman 31 kilometer.
BMKG menyebut dalam rilisnya, gempabumi ini tergolong gempabumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan kerak bumi di Zona Graben Aru. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan geser (strike-slip).
Berdasarkan pemodelan peta guncangan (shakemap), guncangan dirasakan di wilayah Aru Utara, Pulau-Pulau Aru, dan Sir-Sir dengan intensitas III MMI, yakni getaran terasa nyata di dalam rumah seperti truk melintas.
Hingga pukul 19.03 Wit belum terpantau adanya gempabumi susulan (aftershock). Selain itu, belum terdapat laporan kerusakan akibat peristiwa tersebut. Hasil pemodelan BMKG juga memastikan gempabumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menegaskan agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....