Pilates Bisa Lebih Efektif, Ini Tipsnya

  • 31 Jan 2026 15:04 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Latihan pilates dikenal mampu meningkatkan kekuatan otot inti, fleksibilitas, hingga keseimbangan tubuh. Namun, hasil signifikan tidak semata ditentukan oleh seberapa berat atau cepat gerakan dilakukan. Sejumlah instruktur menegaskan, kunci utama pilates terletak pada kesadaran tubuh dan ketepatan teknik di setiap gerakan.

Direktur Evolve Yoga, Pilates, dan Barre Programming di Chelsea Piers Fitness, Kathy Bambace Salvo, menyebut bahwa pilates adalah latihan berbasis kontrol dan alignment. Kesalahan kecil dalam postur dapat mengurangi efektivitas latihan sekaligus meningkatkan risiko cedera.

Berikut tujuh tips agar latihan pilates lebih efektif dan memberikan hasil optimal:

Pertama, komunikasi dengan instruktur sebelum latihan sangat penting, terutama jika memiliki riwayat cedera atau keterbatasan gerak. “Semakin banyak informasi yang diberikan peserta sebelum kelas, semakin besar peluang instruktur membantu mereka berlatih dengan aman dan efektif,” ujar Salvo, dikutip dari Women’s Health.

Kedua, dalam pilates, bentuk gerakan lebih penting daripada terlihat benar secara visual. Terlalu sering menoleh ke instruktur justru dapat mengganggu postur tubuh. Salvo menekankan, pilates sangat bergantung pada alignment, terutama posisi kepala dan tulang belakang.

Ketiga, pernapasan adalah fondasi utama pilates. Tarikan dan hembusan napas membantu mengaktifkan otot inti sekaligus meningkatkan fokus. “Pernapasan menciptakan koneksi kuat antara pikiran dan tubuh. Ini bukan hanya soal oksigen, tetapi efisiensi kerja tubuh,” jelas Shepherd Joseph, master trainer bersertifikasi PMA dan BASI di Club Pilates.

Keempat, bagi pengguna reformer, suara carriage yang terlalu keras sering menandakan kurangnya kontrol otot inti. Gerakan yang tenang menunjukkan otot bekerja dengan baik dan tubuh bergerak penuh kesadaran.

Kelima, pilates bukan latihan berbasis kecepatan. Menurut Joseph, gerakan yang terlalu cepat justru membuat otot tidak bekerja maksimal. Gerakan perlahan meningkatkan resistensi dan aktivasi otot.

Keenam, gemetar saat latihan pilates adalah hal wajar dan menandakan otot sedang bekerja keras. “Kamu justru ingin mencapai fase gemetar itu. Di situlah otot mulai benar-benar terlatih,” kata Salvo, seraya menyarankan tetap bernapas dalam dan menjaga fokus.

Ketujuh, pilates menuntut kesabaran dan konsistensi. Terutama bagi pemula, penting untuk tidak menghakimi kemampuan diri. “Datang ke kelas dan meluangkan waktu untuk tubuh saja sudah pencapaian besar,” ujar Joseph.

Dengan teknik yang tepat, napas yang terjaga, serta kesadaran penuh dalam setiap gerakan, pilates dapat memberikan manfaat optimal bagi tubuh dan pikiran. Konsistensi dan kualitas latihan menjadi kunci utama untuk merasakan hasil jangka panjang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....