Mengenang Tragedi Tenggelamnya KMP Tampomas II 27 Januari

  • 27 Jan 2026 08:14 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tampomas II menjadi salah satu kecelakaan laut terbesar dalam sejarah Indonesia. Peristiwa ini terjadi pada 27 Januari 1981 di perairan Laut Jawa, sekitar Kepulauan Masalembo, dan menelan ratusan korban jiwa.

KMP Tampomas II merupakan kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang melayani rute Jakarta–Ujung Pandang (kini Makassar). Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 24 Januari 1981 dengan membawa ratusan penumpang, awak kapal, serta sejumlah kendaraan.

Masalah mulai muncul ketika kapal berada di tengah Laut Jawa pada 25 Januari 1981. Kebocoran bahan bakar yang disertai kondisi cuaca buruk memicu kebakaran di ruang mesin. Api dengan cepat menyebar ke bagian lain kapal, sementara upaya pemadaman tidak berjalan efektif.

Situasi semakin memburuk ketika kepanikan melanda penumpang. Sebagian penumpang terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Keterbatasan alat keselamatan, gelombang tinggi, dan jarak pandang yang buruk menyulitkan proses evakuasi.

Pada 27 Januari 1981, kebakaran disusul oleh ledakan di ruang mesin akibat masuknya air laut. Kapal kemudian mengalami kemiringan tajam hingga akhirnya kehilangan keseimbangan. Setelah lebih dari satu hari dilanda kebakaran, KMP Tampomas II akhirnya tenggelam sepenuhnya ke dasar Laut Jawa.

Upaya penyelamatan melibatkan kapal-kapal di sekitar lokasi kejadian serta unsur TNI AL. Namun, cuaca ekstrem dan kondisi laut yang tidak bersahabat menyebabkan banyak korban tidak dapat diselamatkan. Jumlah korban jiwa diperkirakan mencapai ratusan orang, termasuk kapten kapal yang memilih bertahan hingga detik terakhir.

Tragedi KMP Tampomas II menjadi pengingat kelam pentingnya standar keselamatan pelayaran di Indonesia. Peristiwa ini mendorong evaluasi besar-besaran terhadap sistem keamanan kapal penumpang agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....