Daya Saing Indonesia Teruji di Tengah Erosi Budaya

  • 23 Jan 2026 06:53 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Indonesia dinilai memiliki fondasi daya saing bangsa yang relatif kuat di kawasan ASEAN, meskipun dihadapkan pada tantangan erosi budaya dan tekanan lingkungan global.

Hal tersebut disampaikan Harry Waluyo, Pengamat Ekonomi Kreatif, Budaya dan Pariwisata, dalam analisisnya terkait posisi Indonesia dalam perspektif budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif di kawasan Asia Tenggara.

Menurut Waluyo, daya saing bangsa pada era global tidak lagi bertumpu pada jumlah produksi atau kunjungan wisatawan semata, melainkan pada kemampuan mengelola modal budaya, kreativitas, serta keberlanjutan lingkungan.

Data periode 2024–2025 menunjukkan sektor pariwisata Indonesia tumbuh secara moderat namun stabil, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada pada kisaran 5–6 persen.

“Posisi Indonesia berada di level menengah dibanding negara ASEAN lain seperti Thailand dan Filipina yang sangat bergantung pada pariwisata. Ini justru menjadi kekuatan karena struktur ekonomi kita lebih seimbang,” ujar Harry Waluyo.

Ia menjelaskan, sektor ekonomi kreatif menjadi penopang penting ketahanan ekonomi nasional. Pada 2025, ekonomi kreatif Indonesia menyerap lebih dari 27 juta tenaga kerja dan berkontribusi di atas 7 persen terhadap PDB nasional. Capaian ini menempatkan ekonomi kreatif sebagai jembatan strategis antara budaya dan inovasi.

Waluyo menilai, integrasi antara pariwisata berkualitas, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas menjadi kunci membangun keunggulan daya saing Indonesia yang berkelanjutan di ASEAN.

“Ke depan, Indonesia memiliki peluang besar untuk diposisikan sebagai pusat budaya dan ekonomi kreatif kawasan, bukan sekadar destinasi berbasis jumlah kunjungan,” katanya.

Dengan pendekatan berbasis kualitas, identitas budaya, dan keberlanjutan lingkungan, Indonesia dinilai mampu membangun daya saing jangka panjang yang lebih tangguh dan inklusif di tengah dinamika global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....