Psikolog Ungkap Manfaat Cuti Bersama Bagi Kesehatan Mental
- 26 Jan 2025 15:54 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Libur panjang terhitung 25 hingga 29 Januari 2025 menjadi peluang emas bagi banyak orang untuk beristirahat dari rutinitas yang padat. Hal ini merupakan bagian dari Cuti bersama karena adanya perayaan Isra Mi'Raj dan Tahun Baru Imlek.
Sangat disarankan untuk memanfaatkan momen ini sebagai waktu pemulihan mental. Aktivitas seperti menghabiskan waktu bersama keluarga, melakukan hobi yang disukai, atau sekadar menikmati waktu sendiri dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.
"Kita menghabiskan waktu paling tidak selama lima atau enam hari dalam seminggu untuk bekerja, baik itu pekerjaan di kantor ataupun di rumah. Hal ini tentunya sering membuat kita mengalami stress," tutur Nur Ria Handayani, S.Psi, M.Psi, Psikolog di RSUD dr. M. Haulussy kepada RRI belum lama ini.
Handayani menekankan, liburan bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi stress akibat pekerjaan. Dengan berlibur, hal ini bisa mengistirahatkan diri sejenak dengan bepergian ke tempat-tempat yang menyenangkan.
Setelah otak dan tubuh penat bekerja, liburan dapat menjadi salah satu alternatif untuk “mengistirahatkan” diri dengan cara yang positif. Saat meninggalkan sejenak rutinitas pekerjaan untuk melakukan hal-hal yang disukai, biasanya saat kembali bekerja energi positif yang telah dapatkan selama liburan membuat lebih bersemangat dan termotivasi kembali. Hal inilah yang dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas individu.
Mengisi waktu libur dengan mengunjungi tempat atau lokasi yang belum pernah di kunjungi sebelumnya atau dengan melakukan aktivitas yang sudah lama ingin di coba tentunya akan sangat berkesan. Pengalaman baru tersebut akan memberikan kesan positif dan kepuasan hidup bagi diri sendir.
Tanpa disadari, kesibukan selama hari kerja dapat membuat hubungan dengan keluarga, pasangan, dan teman menjadi berjarak. Salah satu manfaat liburan bersama keluarga atau orang-orang terdekat ialah dapat menghabiskan lebih banyak waktu dengan mereka.
"Terhubung dengan orang-orang di sekitar berdampak positif bagi kesehatan mental dan bisa membuat kita merasa lebih baik," tutup Handayani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....