Geliat Kebun Lapas Wahai Pascakemarau, Panen 10 Kg Tomat Segar

  • 06 Okt 2026 17:57 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Semangat pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terus buahkan hasil. Setelah melewati musim kemarau yang cukup panjang, kebun produktif Lapas Wahai di area dalam dan luar tembok kembali hasilkan 10 kilogram tomat segar, Selasa 6 Oktober 2026.

Kegiatan panen dipimpin Kepala Subseksi Pembinaan, La Joi, bersama jajaran pegawai, Warga Binaan, dan peserta MagangHub. Hasil panen rencananya dipasarkan kepada masyarakat sekitar serta dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan harian Warga Binaan.

La Joi mengungkapkan bahwa keberhasilan panen ini menunjukkan pemanfaatan lahan produktif tetap berjalan di tengah tantangan cuaca.

“Meskipun sempat terkendala keterbatasan air akibat kemarau, kerja keras bersama membuat tanaman tetap dapat dipelihara hingga panen. Keterlibatan aktif semua pihak memberikan pengalaman praktis pertanian dari hulu ke hilir. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut guna memotivasi kebun Lapas agar semakin produktif mendukung pembinaan kemandirian,” ujar La Joi.

Pengalaman lapangan turut dirasakan peserta magang. Salah seorang peserta, Ramlah, mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga selama mendampingi proses perawatan hingga pemanenan.

“Selama magang, kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga berkesempatan praktik langsung merawat tanaman hingga panen. Pengalaman ini menjadi bekal berharga yang bisa kami terapkan kelak,” tutur Ramlah.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengapresiasi dedikasi seluruh jajaran dan Warga Binaan.

“Panen ini adalah buah ketekunan bersama. Namun, nilai terpenting terletak pada proses edukasinya, mulai dari penyiapan lahan, perawatan, hingga penanganan kendala yang membentuk keterampilan dan mental kerja Warga Binaan maupun peserta magang untuk bekal di luar Lapas kelak,” tegas Tersih.

Panen tomat ini tunjukkan pemanfaatan lahan Lapas Wahai tidak hanya hasilkan bahan pangan, tetapi juga jadi ruang pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan dan peserta magang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....