Tracing TBC Terintegrasi & CKG, Wujud Kepedulian Kesehatan Warga Binaan Lapas Ambon

  • 18 Sep 2026 15:49 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bersama Dinas Kesehatan Kota Ambon serta Puskesmas Passo menggelar kegiatan Tracing TBC Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga binaan, Kamis 17 September 2026. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari kerja kedepan.

Kegiatan layanan kesehatan komprehensif ini diawali dengan proses pemeriksaan fisik yang terstruktur oleh tenaga medis. Para warga binaan secara bergiliran menjalani pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, pemeriksaan tekanan darah (tensi), pemeriksaan gula darah, pengambilan sampel darah untuk skrining kesehatan laboratorium, hingga pengambilan sampel dahak bagi warga binaan yang masuk dalam indikator pelacakan kasus Tuberkulosis (TBC).

Langkah ini dilakukan secara teliti untuk mendeteksi dini berbagai potensi penyakit menular serta memantau kondisi kebugaran fisik warga binaan secara berkala.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Ambon, Meky Patty, menjelaskan bahwa sinergi lintas instansi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas ini sangat penting untuk memastikan standar kesehatan dan kebersihan di dalam lingkungan blok hunian tetap terjaga dengan baik. Ia menegaskan bahwa pencegahan penyakit menular menjadi prioritas dalam pelayanan warga binaan.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Puskesmas Passo. Pemeriksaan terpadu mulai dari cek fisik, sampel darah, hingga dahak ini adalah langkah preventif agar kesehatan warga binaan terpelihara secara optimal," ujar Meky Patty.

Sementara itu, Penanggung Jawab Program TBC Kota Ambon, Norlyn Tamaela, S.Kep, mengungkapkan bahwa kegiatan pelacakan (tracing) dan pemeriksaan terintegrasi ini merupakan langkah strategis dalam memutus mata rantai penularan TBC, khususnya di lingkungan hunian yang padat. Ia memuji kesiapan pihak lapas yang memfasilitasi pemeriksaan secara tertib.

"Kolaborasi ini sangat efektif untuk menemukan kasus secara dini. Melalui pemeriksaan menyeluruh hari ini, kami dapat langsung mengambil tindakan medis yang tepat jika ditemukan indikasi awal," tutur Norlyn Tamaela.

Apresiasi senada juga datang dari salah satu warga binaan yang mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan berinisial KS. Ia mengaku bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis serta tes dahak dan darah yang diselenggarakan di dalam lapas.

"Kami merasa sangat diperhatikan

kesehatannya.

Lewat pemeriksaan lengkap ini, kami jadi tahu kondisi kesehatan tubuh kami dan bisa berkonsultasi langsung dengan petugas medis," ungkap KS.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Lapas Ambon, Sumarwoto Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin erat demi menjaga kesehatan fisik dan mental warga binaan.

Diegaskan bahwa pemenuhan hak atas layanan kesehatan yang layak merupakan bagian esensial dari proses pembinaan yang humanis.

"Kesehatan adalah hak dasar yang wajib kami penuhi bagi setiap warga binaan. Melalui pemeriksaan tracing TBC dan cek kesehatan gratis ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh warga binaan berada dalam kondisi prima, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik dan produktif," tegas Hendra Budiman.

Seluruh rangkaian kegiatan tracing TBC dan cek kesehatan gratis ini berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme tinggi dari para warga binaan. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Lapas Ambon optimis tercipta lingkungan pemasyarakatan yang sehat, higienis, serta mendukung derajat kesehatan yang optimal bagi seluruh warga binaan hingga masa pembebasan tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....