Kanwil Ditjenpas Gandeng Disnakertrans Maluku Perluas Akses Kerja
- 14 Sep 2026 18:01 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku memperkuat koordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku untuk mendukung pelaksanaan program FORIS dan Kelayan Binter sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro, didampingi Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Catherian V Picauly, bersama Kepala Disnakertrans Provinsi Maluku Rizal Latuconsina, Senin 14 September 2026.
Pembahasan diarahkan pada langkah konkret yang dapat dilakukan bersama, khususnya dalam membuka akses pembinaan keterampilan, pengembangan kompetensi kerja, serta peluang produktif bagi warga binaan dan klien pemasyarakatan. Kolaborasi dengan Disnakertrans diharapkan dapat memperluas dukungan pemerintah daerah terhadap proses reintegrasi sosial dan ekonomi setelah warga binaan menyelesaikan masa pidananya.
Kakanwil Ditjenpas Maluku Ricky Dwi Biantoro menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak berhenti pada proses di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi harus berlanjut hingga warga binaan mampu memiliki keterampilan dan akses untuk menjalani kehidupan secara mandiri.
“Yang ingin kita dorong adalah hasil nyata dari pembinaan. Warga binaan perlu dibekali kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga ketika kembali ke masyarakat mereka memiliki pilihan untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri,” ujar Ricky.
Menurutnya, keterlibatan Disnakertrans menjadi penting untuk memastikan program pembinaan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan ketenagakerjaan di daerah. Dengan demikian, pelatihan yang diberikan tidak hanya berorientasi pada kegiatan, tetapi menghasilkan kompetensi yang dapat dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke lingkungan sosialnya.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Maluku Rizal Latuconsina menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penguatan program melalui sinergi di bidang ketenagakerjaan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan peluang kerja.
“Kami melihat ada ruang kolaborasi yang konkret. Dukungan ketenagakerjaan dapat diarahkan pada peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja, sehingga warga binaan memiliki bekal yang lebih kuat ketika kembali ke tengah masyarakat,” kata Rizal.
Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Catherian V Picauly menambahkan bahwa sinergi tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat proses pendampingan klien pemasyarakatan. Akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja dapat membantu mengurangi hambatan ketika klien kembali menjalankan fungsi sosial di masyarakat.
“Pendampingan tidak hanya berbicara mengenai aspek sosial, tetapi juga bagaimana klien memiliki kapasitas untuk hidup mandiri. Karena itu, akses terhadap keterampilan dan pekerjaan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan reintegrasi,” jelas Catherian.
Melalui kerja sama tersebut, Kanwil Ditjenpas Maluku dan Disnakertrans Provinsi Maluku diharapkan dapat menyusun bentuk dukungan yang lebih terarah bagi pelaksanaan FORIS dan Kelayan Binter, mulai dari pemetaan kebutuhan keterampilan, akses pelatihan, hingga peluang kerja atau kegiatan produktif.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat orientasi pemasyarakatan yang menempatkan kemandirian, keterampilan, dan kesiapan kembali ke masyarakat sebagai ukuran penting keberhasilan pembinaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....