Balai Modernisasi Pertanian Garap 9 Hektare Lahan Sawah di Leaway-Malteng

  • 14 Sep 2026 09:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Penanaman perdana padi menggunakan Metode PM-AAS (Pertanian Modern - Advanced Agricultural System) berlangsung di Negeri Leaway, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, pada lahan seluas sembilan hektare, Minggu 13 September 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal mengoptimalkan lahan hasil program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan di Maluku.

Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku, Gunawan mengatakan penanaman PM-AAS di lokasi cetak sawah merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak untuk mempercepat pemanfaatan lahan pertanian. Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, terutama di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Kehadiran program ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Leaway untuk kembali menghidupkan potensi pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kelompok tani setempat menyambut positif dukungan pemerintah melalui program CSR tersebut yang dinilai membuka kembali peluang pengembangan pertanian, setelah hampir 30 tahun tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Dengan dimulainya penanaman perdana, lahan cetak sawah di Leaway diharapkan tidak hanya menjadi areal produksi pangan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, penyuluh, dan petani menjadi kunci agar pemanfaatan lahan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan hasil nyata bagi ketahanan pangan di Maluku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....