Lapas Wahai Dukung Pelestarian Lingkungan,Tanam Mangrove bersama TNI

  • 09 Sep 2026 19:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai tunjukkan komitmen dukung pelestarian lingkungan sekaligus perkuat sinergi antarinstansi melalui kegiatan penanaman mangrove yang dipusatkan di Pantai Hatui, Wahai, Rabu 9 September 2026.

Kegiatan aksi hijau tersebut dilaksanakan berdasarkan program unggulan Pangdam XV/Pattimura berupa penanaman pohon mangrove dan sukun. Kegiatan ini bertujuan menjaga ekosistem pesisir serta mendukung kelestarian lingkungan di wilayah Maluku.

Mewakili Lapas Wahai, Kepala Urusan Tata Usaha, Usman Bakri, menegaskan bahwa keterlibatan Pemasyarakatan dalam kegiatan sosial dan lingkungan merupakan langkah nyata untuk menghadirkan peran Pemasyarakatan yang berdampak bagi masyarakat.

"Lapas Wahai tidak hanya berfokus pada fungsi pembinaan di dalam tembok, tetapi juga berkomitmen penuh untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta lingkungan sekitar. Keikutsertaan kami dalam penanaman mangrove ini adalah bukti bahwa Pemasyarakatan senantiasa siap bersinergi dan memberikan manfaat yang berdampak positif bagi warga dan ekosistem di wilayah Wahai," tegas Usman.

Dalam kesempatan yang sama, Danramil 1502-05/Wahai, Kapten Inf Bakri Nujum Marzuki, menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan dukungan jajaran Lapas Wahai.

"Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan dan sinergi dari pihak Lapas Wahai. Kolaborasi ini membuktikan bahwa upaya menjaga keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen aparat penegak hukum dan masyarakat," ujar Nujum.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin di daerah.

"Kami sangat mendukung partisipasi aktif Lapas Wahai dalam aksi kepedulian lingkungan ini. Ini merupakan wujud nyata dari semangat Pemasyarakatan yang bermanfaat. Pemasyarakatan bukan sekadar institusi pembinaan, melainkan bagian integral dari masyarakat yang selalu siap bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah demi kemajuan dan kelestarian alam di Maluku," tutur Ricky.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....