Petugas dan Warga Binaan Lapas Dobo Panen Sawi

  • 28 Agt 2026 20:23 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dobo kembali melaksanakan kegiatan panen sayuran hasil budidaya yang berlangsung di area brandgang Lapas Dobo, Jumat 29 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang dilakukan melalui pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas secara produktif.Kegiatan panen dilakukan oleh Warga Binaan dengan memanen tanaman sawi yang telah siap untuk dipanen.

Dengan penuh semangat, Warga Binaan melakukan proses pemanenan secara bersama-sama hingga pengumpulan hasil panen. Selama kegiatan berlangsung, Warga Binaan mendapatkan pengawasan langsung dari petugas pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Peserta magang juga turut terlibat dalam kegiatan panen tersebut. Keterlibatan peserta magang diharapkan dapat memberikan pengalaman serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di Lapas, sekaligus membantu kelancaran proses panen dan pengumpulan hasil sayuran.

Kepala Lapas Dobo, Pieter Jan Lessy, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian seperti ini merupakan bagian dari upaya Lapas dalam memberikan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi Warga Binaan.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang positif selama menjalani masa pembinaan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, tetapi juga dapat belajar keterampilan yang nantinya bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.


Setelah dipanen, sayuran sawi tersebut kemudian dikumpulkan dan dipersiapkan untuk dijual kepada masyarakat. Hasil budidaya yang dapat dipasarkan menjadi salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan lahan sekaligus memberikan nilai tambah dari kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Lapas Dobo.

Melalui kegiatan ini, Lapas Dobo berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Diharapkan keterampilan yang diperoleh Warga Binaan selama mengikuti kegiatan pertanian dapat menjadi bekal positif serta mendukung proses reintegrasi mereka agar mampu kembali berkontribusi di tengah masyarakat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....