Kerusakan Irigasi Hambat Pemanfaatan 638 Hektare Sawah di SBT
- 13 Agt 2026 09:15 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Sekitar 638 hektare lahan sawah di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat kerusakan infrastruktur irigasi primer. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam peninjauan program cetak sawah tahun 2026 di Provinsi Maluku.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Ilham Tauda mengatakan kerusakan irigasi terutama terjadi di kawasan Bendung Waimatakabo dan Bendung Waybuby. kondisi tersebut perlu segera ditangani agar lahan sawah dapat kembali dimanfaatkan secara optimal.
Gangguan pada jaringan pengairan berpotensi menghambat produktivitas pertanian di wilayah Seram Bagian Timur. Persoalan tersebut turut menjadi perhatian dalam kunjungan Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI Letjen TNI (Purn.) Irham Waroihan ke Kabupaten SBT.
Semenetara itu, Balai Wilayah Sungai atau BWS Maluku menyatakan komitmen untuk mempercepat pemulihan jaringan irigasi di kawasan tersebut. Upaya perbaikan akan dilakukan melalui rehabilitasi fisik bendung yang rusak maupun melalui usulan pemerintah daerah menggunakan Sistem Informasi Program Usulan Irigasi atau SIPURI.
Sebagai langkah jangka pendek, Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan 35 unit irigasi pompa untuk kelompok tani di Seram Bagian Timur pada tahun 2026. Bantuan tersebut diarahkan untuk mengantisipasi ancaman kekeringan di sentra-sentra cetak sawah.
Bantuan pompa diharapkan dapat menjadi sumber pengairan alternatif bagi petani sembari menunggu proses pemulihan jaringan irigasi utama. Dengan dukungan tersebut, lahan pertanian diharapkan tetap dapat dimanfaatkan dan tidak menghambat musim tanam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....