Bappenas & Bank Dunia Restui Pembangunan Kawasan Logistik Terpadu Maluku
- 11 Agt 2026 22:33 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi Maluku mengamankan dukungan penuh dari Kementerian Bappenas dan Bank Dunia untuk mengeksekusi proyek Maluku Integrated Logistic Hub (MILH). Kesepakatan kolaborasi ini dicapai dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Rapat vital ini dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran Deputi Bappenas, serta jajaran perwakilan dari Bank Dunia. Pertemuan ini menghasilkan komitmen bersama untuk menjadikan pelabuhan integrasi sebagai infrastruktur utama penggerak industri di kawasan timur.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian besar pemerintah pusat serta partisipasi aktif Bank Dunia. Menurutnya, sinergi ini membuktikan bahwa potensi kawasan perairan Maluku kini makin diperhitungkan sebagai jalur perdagangan dan logistik nasional maupun internasional.
Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa mengonfirmasi, Bappenas telah menerbitkan rekomendasi resmi untuk Bank Dunia. Rekomendasi ini menjadi dasar bagi tim peneliti untuk segera memulai berbagai studi kelayakan teknis dan lingkungan di lapangan dalam waktu dekat.
Dengan tuntasnya koordinasi awal di tingkat pusat, Pemprov Maluku menargetkan seluruh proses persiapan berjalan lancar hingga tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada tahun 2027. Proyek ini diharapkan menjadi tonggak baru modernisasi rantai distribusi logistik terpadu di Kepulauan Maluku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....