Didukung Bank Dunia, Target Groundbreaking Mega Proyek Logistik Hub Maluku 2027

  • 11 Agt 2026 22:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menyatakan optimismenya bahwa pembangunan mega proyek Maluku Integrated Logistic Hub (MILH) dapat mulai direalisasikan atau groundbreaking pada tahun 2027 mendatang. Kepastian langkah awal pembangunan infrastruktur strategis ini menyusul adanya komitmen dukungan pembiayaan serta pendampingan dari pihak Bank Dunia (World Bank).

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Hendrik usai menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Maluku bersama Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, jajaran Deputi, serta perwakilan Bank Dunia di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Dalam pertemuan itu, Gubernur didampingi Kepala Bappeda Provinsi Maluku Anton Lailossa dan Kepala Badan Penghubung Maluku Saiful Indra Patta.

Atas tercapainya komitmen strategis ini, Gubernur Hendrik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat dan lembaga keuangan internasional. Dukungan Bappenas dan kementerian teknis dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku.

Gubernur Hendrik menegaskan proyek MILH tidak hanya dirancang sebagai fasilitas pelabuhan penyeberangan atau tempat persinggahan kapal semata. Kawasan ini disiapkan secara komprehensif sebagai kawasan industri dan logistik terpadu, di mana pelabuhan integrasi bertindak sebagai core infrastructure atau infrastruktur utamanya.

Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi tersebut, Bappenas langsung memberikan rekomendasi resmi kepada pihak Bank Dunia untuk segera memulai tahapan kajian dan penelitian lapangan. Langkah cepat kolaborasi antara Pemprov Maluku, Bappenas, dan Bank Dunia ini diharapkan membuat seluruh persiapan teknis berjalan sesuai target yang ditetapkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....