Inovasi No Nasi Sehari, Pemkab MBD Perkuat Kemandirian Pangan Lokal
- 07 Agt 2026 12:55 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Eduard J. S. Davidz secara resmi meluncurkan inovasi “Nona Sari (No Nasi Sehari)” sebagai gerakan mendorong konsumsi pangan lokal. Program tersebut diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan produk lokal.
Peluncuran inovasi yang diprakarsai oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten MBD itu, ditandai dengan prosesi menuang sageru, minuman tradisional yang berasal dari pohon koli. Prosesi tersebut menjadi simbol kekayaan pangan lokal yang dimiliki Kabupaten Maluku Barat Daya.
Ketua Tim Inovasi Nona Sari, Rosdianawati Woriwun mengatakan gerakan tersebut merupakan upaya meningkatkan konsumsi pangan lokal secara berkelanjutan. Selain memperkuat ketahanan pangan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan hasil pertanian masyarakat.
“Inovasi ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, namun harus berkembang menjadi budaya masyarakat dalam memilih pangan lokal sebagai konsumsi sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Maluku MBD Eduard J. S. Davidz menegaskan inovasi Nona Sari bukan sekadar gerakan mengurangi konsumsi nasi. Program ini menjadi ajakan untuk kembali memanfaatkan pangan lokal yang sehat, bergizi, aman, serta memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Kita ingin mendorong masyarakat agar kembali memanfaatkan pangan lokal yang kita miliki," ujarnya.
Melalui gerakan ini, Pemkab MBD berharap lahir perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih mengutamakan potensi pangan lokal. Gerakan ini juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga identitas pangan lokal Maluku Barat Daya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....