Pemkab MBD Dorong Masyarakat Jadi Produsen Pangan Lokal

  • 07 Agt 2026 12:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menegaskan pentingnya membangun kemandirian pangan melalui peningkatan produksi pangan lokal. Masyarakat didorong menjadi produsen agar mampu memenuhi kebutuhan daerah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) MBD, Eduard J. S. Davidz saat meluncurkan inovasi “Nona Sari (No Nasi Sehari)” yang digagas Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten MBD di Tiakur. Menurutnya, gerakan itu tidak hanya mengajak masyarakat mengurangi konsumsi nasi, tetapi juga membangun kesadaran untuk memanfaatkan pangan lokal yang sehat, bergizi, dan bernilai ekonomi.

"Kita harus mampu memproduksi sendiri dan mengonsumsi sendiri, sehingga terjadi perputaran ekonomi di daerah dan ketergantungan terhadap komoditas dari luar dapat terus dikurangi," kata Eduard.

Ia meminta Dinas Pertanian dan Pangan segera mendata berbagai komoditas pangan yang hingga kini masih didatangkan dari luar Kabupaten MBD. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar menyusun strategi peningkatan produksi pangan lokal yang sesuai dengan potensi daerah.

Menurutnya, penguatan sektor pangan lokal juga menjadi langkah strategis dalam menyambut pengembangan Blok Abadi Masela. Kabupaten MBD diharapkan mampu mengambil peluang sebagai daerah penyangga logistik dengan memasok kebutuhan pangan dari hasil produksi masyarakat setempat.

"Kita harus mempersiapkan masyarakat untuk menjadi produsen. Jika komoditas pangan dapat diproduksi sendiri, maka ke depan hasil produksi masyarakat dapat menjadi pemasok kebutuhan logistik bagi pengembangan Blok Abadi Masela," ujarnya.

Ia menilai keberhasilan gerakan “Nona Sari” tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, hingga kelompok tani diharapkan berperan aktif dalam memperkuat produksi dan konsumsi pangan lokal.

Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Kabupaten MBD berharap tercipta kemandirian pangan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah. Selain itu, pemanfaatan pangan lokal juga diharapkan menjadi identitas yang terus dijaga dan dikembangkan oleh masyarakat Maluku Barat Daya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....