Hasil Panen Sayuran di Rutan Masohi Dijual ke Pasar Binaiya
- 04 Agt 2026 19:46 WIB
- Ambon
RRIi.CO.ID,Ambon-Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi dalam mewujudkan pembinaan yang produktif terus dibuktikan melalui berbagai program kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satunya diwujudkan dengan pendistribusian hasil panen sayur sawi kepada masyarakat di Pasar Binaiya, Masohi, Selasa 4 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembinaan berbasis keterampilan sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan yang merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden serta Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Hasil panen yang dipasarkan merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen, seluruh kegiatan melibatkan Warga Binaan di bawah pendampingan petugas pembina kemandirian. Melalui proses tersebut, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang pertanian, tetapi juga dibekali pengalaman dalam mengelola hasil produksi yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam pelaksanaannya, pendistribusian hasil panen dilakukan oleh dua orang Warga Binaan Asimilasi luar di bawah pendampingan dan pengawasan langsung Staf Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Masohi, Dahlan Anggoda dan Mochammad Arfan Ghaffardi. Sebanyak 20 ikat sayur sawi berhasil dipasarkan kepada masyarakat dan seluruhnya terjual habis.
Petugas Pembina Kemandirian Rutan Kelas IIB Masohi, Dahlan Anggoda, mengatakan bahwa pemasaran hasil panen merupakan bagian penting dalam rangkaian pembinaan.
Menurutnya, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk memahami seluruh proses, mulai dari budidaya hingga pemasaran, sehingga memperoleh pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar cara bercocok tanam, tetapi juga memahami bagaimana hasil produksi memiliki nilai ekonomi ketika dipasarkan. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan dan menumbuhkan semangat berwirausaha setelah mereka kembali ke masyarakat," ujar Dahlan.
Sementara itu, Plh Kepala Rutan Kelas IIB Masohi, Muhamat Irvan Haupea, menyampaikan bahwa keberhasilan memasarkan seluruh hasil panen merupakan indikator bahwa program pembinaan kemandirian berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
"Pembinaan kemandirian tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun karakter, disiplin, serta etos kerja Warga Binaan. Melalui pengalaman mengelola hingga memasarkan hasil panen, mereka memperoleh bekal yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menjalani kehidupan yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab setelah kembali ke tengah masyarakat," ujar Irvan.
Ia menambahkan, Rutan Masohi akan terus mengembangkan program pembinaan yang berorientasi pada pemberdayaan Warga Binaan melalui berbagai sektor produktif.
Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan selama menjalani masa pidana, tetapi juga mempersiapkan Warga Binaan agar mampu berintegrasi kembali dengan masyarakat melalui keterampilan yang dimiliki.
Melalui program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan,
Rutan Kelas IIB Masohi berharap dapat terus menghadirkan hasil pembinaan yang bermanfaat, mendukung ketahanan pangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berdampak positif bagi pembangunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....