Anak Muda Ambon Gaungkan Aksi Nyata Jaga Teluk dari Sampah Plastik
- 22 Jul 2026 08:37 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Sampah plastik yang menumpuk di Teluk Ambon bukan lagi isu yang bisa diabaikan. Para pemuda pun angkat bicara. Lewat program Katong Carita Iklim: Arus Bicara, Napas Teluk, mereka mengajak semua pihak dari pemerintah, akademisi, hingga komunitas untuk duduk bersama dan mencari solusi.
"Kami ingin menjadikan program ini sebagai ruang untuk membangun pemahaman yang sama. Soal sampah laut ini bukan cuma tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua," ujar Cindy Pricillia Putri Malage selaku Program Administrator Katong Carita Iklim, Sabtu (4/7/2026) lalu.
Program ini digagas oleh para lulusan Class of Climate Leaders Ambon 2026. Mereka menggandeng Yayasan Partisipasi Muda untuk memperkuat peran anak muda dalam aksi iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar di Aula Gedung DPRD Provinsi Maluku ini diikuti sekitar 65 partisipan. Pesertanya beragam banget, mulai dari pejabat pemerintah daerah, dosen dan mahasiswa, pelajar SMA, komunitas pegiat lingkungan, sampai anak-anak muda penyandang disabilitas. Cindy bilang, keberagaman ini sengaja dihadirkan supaya diskusi yang terjadi inklusif dan semua suara bisa didengar.
"Katong Carita Iklim, Katong Bicara, Katong Jaga," ucapnya dengan semangat, menegaskan bahwa slogan ini bukan sekadar kata-kata manis, melainkan ajakan untuk turun tangan.
Paparan dari Ahli dan Penandatanganan Komitmen
Forum ini menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya. Ibu Novanda Risakotta, S.Pt dari Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon memaparkan kondisi terkini pengelolaan sampah di Ambon dan tantangan di lapangan. Sementara itu, Ibu Novianty Tuhumury, S.Pi., M.Si dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura menjelaskan dampak buruk sampah laut terhadap ekosistem pesisir dan pentingnya kolaborasi lintas sektor .
Diskusi berjalan cair dipandu Dr. Saleh Ramelan S., Kel., M.M dari BPSDM Provinsi Maluku. Turut hadir juga Alva Lazuardi Putra selaku Co-Founder dan Program Manager Yayasan Partisipasi Muda yang memberikan dukungan penuh untuk inisiatif anak muda ini.
Puncak acara adalah penandatanganan Nota Kesepakatan. Ini jadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan peserta forum bahwa menjaga Teluk Ambon adalah kerja kolektif . "Ini langkah awal yang baik," jelas Cindy. "Kami harap komitmen ini bukan cuma di atas kertas."
Program Katong Carita Iklim ini sejalan dengan upaya pemerintah lewat program Laut Sebasah yang menargetkan pengurangan sampah laut . Maluku sendiri sebelumnya telah mencanangkan gerakan serupa untuk mengurangi sampah plastik .
Tentang Katong Carita Iklim
Katong Carita Iklim: Arus Bicara, Napas Teluk adalah program edukasi, dialog, dan kolaborasi yang fokus pada isu pencemaran sampah laut di Teluk Ambon. Lahir dari inisiatif anak muda Class of Climate Leaders Ambon 2026, program ini didukung oleh: Karuniawan Radjawane (Program Officer), Cindy Pricillia Putri Malage (Program Administrator), Rusyida Nissa Azmi (Financial Koordinator), dan Yayasan Partisipasi Muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....