Jembatan Garuda Kairatu Rampung, DPRD SBB Apresiasi Sinergi Pembangunan

  • 15 Mei 2026 14:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) terus menunjukkan progres positif di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah dan dinamika transfer dana pusat. Salah satu proyek yang menjadi perhatian ialah rampungnya pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten SBB, Recyson Fredy Pentury memberikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan kontraktor pelaksana dalam penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, jembatan yang telah lama dinantikan warga Dusun Riwapa itu berhasil diselesaikan dalam waktu singkat.

Ia menjelaskan, pekerjaan konstruksi dimulai sejak 23 April 2026 dengan target kontrak selama 30 hari. Namun hingga pertengahan Mei, progres fisik pembangunan disebut telah mencapai 99 persen sebelum batas waktu pengerjaan berakhir.

“Ini merupakan lompatan luar biasa karena proses pembangunan berjalan sangat cepat dan hampir tuntas sebelum masa kontrak selesai,” ujar Pentury saat meninjau lokasi pembangunan, Jumat 15 Mei 2026.

Pentury menilai keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda tidak terlepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang ditindaklanjuti jajaran TNI di wilayah Maluku. Dukungan tersebut mulai dari Panglima TNI, Pangdam XV/Pattimura, Danrem 151/Binaiya hingga Dandim SBB.

Jembatan tersebut kini menjadi akses vital bagi sekitar 130 kepala keluarga di wilayah Air Kuning menuju Pasar Waimital, fasilitas kesehatan, dan sarana pendidikan.

Selain kecepatan pengerjaan, DPRD SBB juga menilai kualitas konstruksi jembatan cukup baik dan memenuhi harapan masyarakat.

"Mewakili masyarakat Kairatu, kami menyampaikan terima kasih karena penantian panjang warga akhirnya terjawab melalui pembangunan Jembatan Garuda. Kehadiran akses ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rampungnya Jembatan Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Proyek ini juga menjadi contoh keberhasilan sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Maluku.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....