Bendungan Way Apu Beroperasi 2027, Dukung Swasembada Pangan Nasional
- 12 Mei 2026 14:08 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Gubernur Hendrik Lewerissa menyebutBendungan Way Apu yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Maluku ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Bendungan tersebut mampu mengairi sekitar 10 ribu hektare lahan persawahan di Pulau Buru.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Hendrik saat melakukan pertemuan strategis dengan Ditjen SDA Kementerian PU di Jakarta, Senin 11 Mei 2026. Dikatakan, selain Bendungan Way Apu, PSN lainnya di Maluku yakni Blok Masela dan Ambon New Port, di mana keberadaan ketiga proyek ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi kesejahteraan masyarakat di bumi raja-raja.
Menurutnya, Kabupaten Buru merupakan salah satu sentra pangan utama di Maluku bersama Maluku Tengah dan wilayah Seram. Optimalisasi Bendungan Way Apu dinilai sangat krusial dalam mendukung percepatan program swasembada pangan nasional.
“Ini tentu menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Direktorat Jenderal SDA Kementerian PU menyatakan komitmennya untuk mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air di Maluku secara bertahap. Perwakilan Ditjen SDA menyampaikan Bendungan Way Apu di Pulau Buru memang ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2027.
“Salah satu proyek yang menjadi perhatian kami adalah Bendungan Way Apu di Pulau Buru, yang memang ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2027,” ucapnya.
Ditjen SDA juga menilai Maluku membutuhkan pendekatan penanganan yang berbeda karena karakteristik wilayah kepulauan yang kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....