Kolaborasi Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Maluku
- 12 Mar 2026 09:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Kolaborasi lintas instansi terus diperkuat guna mempercepat realisasi program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Maluku. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Lotharia Latif, kepada Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX (Dankodaeral IX) Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Kunjungan tersebut berlangsung di Markas Komando Daerah TNI Angkatan Laut IX (Kodaeral IX) di Kota Ambon. Kedatangan Dirjen Perikanan Tangkap KKP disambut langsung oleh Dankodaeral IX yang didampingi Wakil Komandan Kodaeral IX Laksma TNI Dr. Muhammad Risahdi, Koorsmin Dankodaeral IX, serta Kepala Dinas Teritorial Kodaeral IX.
Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap KKP turut didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon, Ketua Tim Kerja Humas dan Kerja Sama Dirjen Perikanan Tangkap, Ketua Tim Kerja Fasilitasi Pengendalian, Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan Penataan Kampung Nelayan, serta perwakilan dari Balai Besar Sosial dan Ekonomi Kelautan dan Perikanan.
Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk membahas rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Maluku.
Ia berharap program tersebut mendapat dukungan serta pendampingan dari Kodaeral IX, terutama dalam pembinaan masyarakat pesisir dan penguatan ketahanan maritim, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan optimal.
Menanggapi hal tersebut, Dankodaeral IX menyambut baik rencana pembangunan tersebut dan menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
“Pada prinsipnya Kodaeral IX siap bersinergi dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah maritim melalui pemberdayaan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara instansi pemerintah, TNI Angkatan Laut, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah Maluku yang memiliki potensi kelautan sangat besar.
Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dengan Kodaeral IX dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di wilayah Maluku.