Maluku Genjot Produksi Pertanian lewat Distribusi Irigasi Perpompaan
- 23 Feb 2026 09:20 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Ilham Tauda, Senin 23 Februari 2026, mengatakan sebanyak 196 unit irigasi perpompaan besar didistribusikan Pemerintah Provinsi Maluku ke 11 kabupaten/kota tahun 2026 guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan. Program ini diharapkan mampu menjawab persoalan keterbatasan air yang selama ini dihadapi petani di berbagai wilayah.
Dijelaskan, satu unit irigasi perpompaan besar dapat melayani hingga 10 hektar lahan, sehingga lahan kering yang sebelumnya kurang produktif kini dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah menilai, langkah ini akan berdampak langsung pada peningkatan luas tanam dan hasil produksi, karena selama ini, petani di Maluku sering terkendala oleh ketersediaan air yang terbatas.
“Irigasi perpompaan menjadi sarana vital untuk mendongkrak produksi pertanian di daerah guna menjaga keberlanjutan hasil panen,” ujar kadis.
Menurutnya, selain bantuan irigasi, pemerintah sebelumnya juga telah menyalurkan dukungan alat dan mesin pertanian kepada petani. Pada tahun 2025, sekitar 12 unit traktor roda empat telah diberikan untuk memperkuat pengolahan lahan.
Bantuan sarana dan prasarana tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang difokuskan pada komoditas pangan strategis. Distribusi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
“Dukungan sarana prasarana yang semuanya bersumber dari APBN diharapkan bisa mempercepat/menambah produksi pertanian di Maluku,” ucapnya penuh harap.
Ditambahkan, Dinas Pertanian Provinsi Maluku telah melakukan verifikasi dan validasi secara cermat untuk memastikan efektivitas distribusi, melalui koordinasi lintas sektor untuk menghindari tumpang tindih program di lapangan.
Olehnya itu dipastikan penerima bantuan tidak hanya terbatas pada daerah sentra pertanian utama seperti Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Seram Timur (SBT), Seram Bagian Barat (SBB) dan Pulau Buru. Program ini juga menjangkau kabupaten/kota lain di Maluku yang memiliki potensi pengembangan pertanian lahan kering.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....