COMFEST 2026: Wadah Generasi Muda Berpikir Kritis dan Berani Bicara
- 08 Jul 2026 10:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi Bisnis Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (IBI KKG) sukses menyelenggarakan Communication Festival (COMFEST) 2026 yang mengangkat tema “Dare to Think, Dare to Speak.” Acara ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2026, yang diharapkan dapat wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara efektif, serta meningkatkan keterampilan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan era digital.
COMFEST 2026 diikuti oleh ratusan peserta dari kalangan siswa SMA/SMK, mahasiswa, dan masyarakat umum yang berasal dari wilayah Jabodetabek. Rangkaian seminar dan talkshow pada hari kedua turut dihadiri sekitar 350–400 audiens, dengan tingginya minat yang membuat panitia beberapa kali memperpanjang masa pendaftaran. Antusiasme yang sama juga terlihat pada kompetisi, yang menarik partisipasi siswa SMA/SMK dan mahasiswa dari berbagai sekolah serta perguruan tinggi di Jabodetabek. Melalui rangkaian kompetisi dan seminar inspiratif tersebut, COMFEST 2026 bertujuan mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya mampu berpikir secara kritis, tetapi juga berani menyuarakan ide dan perspektifnya secara bertanggung jawab.
COMFEST 2026 turut didukung oleh media partner, yaitu Media Indonesia, Kompasiana, Radio Republik Indonesia (RRI), Portal Lebak (Part of Pikiran Rakyat), dan Republika, yang berperan dalam memperluas publikasi kegiatan kepada masyarakat.
Hari pertama COMFEST 2026, yang diselenggarakan pada 30 Juni 2026, diisi dengan berbagai kompetisi komunikasi yang menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan gagasan, berpikir cepat, dan berkomunikasi di depan publik. Tiga cabang lomba yang dipertandingkan yaitu Flash Debate Competition, Speech Competition, dan News Presenter Competition.
Melalui Flash Debate Competition, peserta ditantang untuk menganalisis isu-isu terkini dan mempertahankan argumen secara logis dalam waktu yang terbatas. Sementara itu, Speech Competition menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan public speaking sekaligus menyampaikan pesan yang inspiratif dan persuasif. Pada News Presenter Competition, peserta berkesempatan menunjukkan keterampilan membawakan berita layaknya seorang presenter profesional dengan mengedepankan artikulasi, kepercayaan diri, dan penguasaan materi.
Memasuki hari kedua, 1 Juli 2026, COMFEST menghadirkan seminar dan sesi talkshow yang menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif dari berbagai bidang industri kreatif dan komunikasi, yaitu Valentinus Resa, Sangun Ragahdo, dan Umay Shahab. Ketiga narasumber membagikan pengalaman, wawasan, serta pandangan mereka mengenai pentingnya keberanian berpikir dan berbicara dalam menghadapi tantangan dunia profesional maupun kehidupan sosial di era digital.
Elisa Cornelia Yonatan, selaku Ketua Pelaksana COMFEST 2026, menyampaikan bahwa tema "Dare to Think, Dare to Speak" dipilih karena kemampuan berpikir kritis dan komunikasi menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan oleh generasi muda di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis.
"Melalui COMFEST 2026, kami ingin menciptakan ruang yang mendorong generasi muda untuk belajar mengemukakan pendapat dengan percaya diri, bertukar ide, serta mengembangkan cara berpikir yang lebih kritis. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat, menambah wawasan, dan mendorong peserta untuk lebih aktif dalam menyampaikan gagasan serta berkontribusi positif di lingkungan sekitarnya," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Rafa Raina Aurelia selaku Wakil Ketua COMFEST 2026 mengungkapkan rasa bangganya atas keberhasilan penyelenggaraan COMFEST 2026 selama dua hari. Menurutnya, di balik kesuksesan acara terdapat proses yang sangat menantang dan penuh ketidakpastian.
"Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari esensi COMFEST, di mana kami tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi juga dipaksa berpikir solutif dan bergerak cepat untuk menjembatani intensi menjadi realisasi nyata di lapangan," ujarnya.
Dalam sesi seminar, para narasumber mengangkat tiga pembahasan utama, yaitu Public Speaking, Argument, dan From Idea to Impact, yang selaras dengan tema besar COMFEST 2026, Dare to Think, Dare to Speak. Melalui pengalaman di bidang masing-masing, para pembicara menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang baik merupakan bekal penting untuk menghadapi tantangan di dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat.

Mengawali sesi Public Speaking, Valentinus Resa membagikan pengalamannya sebagai jurnalis dan news presenter dalam mengemas sebuah gagasan menjadi pesan yang mudah dipahami audiens. Ia menekankan bahwa kemampuan berbicara di depan publik tidak hanya bergantung pada isi pesan, tetapi juga pada cara menyusun alur berpikir, memilih kata, dan membangun komunikasi yang mampu menarik perhatian pendengar.

Berbeda dengan sesi sebelumnya, Sangun Ragahdo melalui pembahasan Argument mengulas pentingnya membangun argumentasi berdasarkan riset, data, dan fakta. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis perlu dibarengi dengan keberanian mempertahankan pendapat secara logis, objektif, dan tetap tenang ketika menghadapi perbedaan pandangan maupun tekanan.

Pada sesi From Idea to Impact, Umay Shahab berbagi kisah perjalanannya sebagai penulis, sutradara, sekaligus pelaku industri film dalam mengembangkan sebuah ide menjadi karya yang mampu menyampaikan pesan sosial. Ia juga mendorong generasi muda untuk tidak takut keluar dari zona nyaman, terus mengasah kreativitas, serta berani mewujudkan gagasan menjadi karya yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dr. Ir. Hisar Sirait, M.A., selaku Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, menyampaikan bahwa COMFEST 2026 mencerminkan komitmen IBI KKG dalam menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan perkembangan industri dan kebutuhan zaman. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan para praktisi menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memperluas cara berpikir, memperkuat kemampuan berkomunikasi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia profesional.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan tingginya partisipasi audiens yang secara bergantian mengajukan pertanyaan kepada para narasumber. Besarnya antusiasme peserta membuat panitia menambah waktu diskusi agar lebih banyak audiens memperoleh kesempatan berdialog secara langsung. Suasana tersebut mendapat apresiasi dari para narasumber yang mengaku terkesan dengan semangat berdiskusi dan rasa ingin tahu peserta selama seminar berlangsung.
Melalui rangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan, COMFEST 2026 diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda untuk terus mengembangkan keberanian dalam berpikir, menyampaikan pendapat, serta berkontribusi secara aktif dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat. Dengan semangat Dare to Think, Dare to Speak, COMFEST 2026 hadir sebagai ruang kolaborasi, inspirasi, dan pengembangan potensi bagi generasi muda Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....