Kearifan Lokal Menjala Ikan di Sikelang Didorong Jadi Daya Tarik Wisata
- 23 Agt 2026 21:51 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Tradisi menjala ikan dalam rangka peringatan HUT Ke-81 RI di Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, tidak hanya menjadi panggung hiburan rakyat. Aksi budaya di sepanjang aliran Sungai Lae Kombih ini juga dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk menegaskan perlindungan ekosistem sungai, Minggu 23 Agustus 2026.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Subulussalam menilai kegiatan seni dan tradisi lokal ini memiliki korelasi erat dengan keberlangsungan lingkungan hidup di sekitarnya.
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Subulussalam, Zulkarnain, menegaskan bahwa tradisi menangkap ikan menggunakan jaring merupakan wujud keartifan lokal yang menyimpan potensi wisata budaya yang sangat besar.
Menurutnya, di balik jala yang ditebar warga, ada keterikatan sejarah panjang masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada kelestarian arus sungai Lae Kombih.
Meski demikian, Zulkarnain memberikan catatan kritis terkait ancaman nyata yang kini membayangi kelestarian ekosistem perairan di wilayah Kota Subulussalam tersebut.
Ia menyoroti maraknya ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia, mulai dari pencemaran air hingga rencana pembukaan tambang di sekitar kawasan aliran sungai.
"Lae Kombih harus kita jaga bersama. Jangan sampai kerusakan lingkungan, pembukaan tambang, pencemaran, maupun aktivitas lainnya mengancam ekosistem sungai dan menyebabkan hilangnya ikan-ikan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujar Zulkarnain.
Ia pun mendorong agar desa-desa lain di Kota Subulussalam berani mengangkat kearifan lokal masing-masing menjadi ajang pariwisata berbasis kemasyarakatan yang berwawasan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....