Tak Punya Darah Indonesia, Kenapa Maarten Paes Bisa Dinaturalisasi?
- 07 Sep 2024 14:03 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil : Kiper FC Dallas yang pernah berhadapan dengan Lionel Messi, Maarten Paes, secara resmi telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Selasa (30/4/2024) setelah melakukan pengambilan sumpah di Jakarta. Kiper baru Timnas Indonesia ini debut dengan gemilang bahkan bisa jadi pemain terbaik di pertandingan Indonesia vs Arab Saudi.
Untuk diketahui, Timnas Indonesia berlaga melawan Arab Saudi di matchday pertama Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di kandang Arab Saudi pada Jumat (6/9/2024) dini hari WIB.
Di akhir laga, Timnas Indonesia harus senang dengan menahan imbang Arab Saudi dan berbagi poin 1-1 di Jeddah. Namun di pertandingan ini, sosok Maarten Paes lah yang begitu jadi sorotan. Dirinya bahkan dicap sebagai penjahat lalu jadi pahlawan, karena sempat membuat Timnas Indonesia mendapatkan penalti.
Tetapi menariknya adalah cara bagaimana Maarten Paes dibolehkan bertanding memakai baju kebanggaan Timnas Indonesia. Padahal Maarten Paes sendiri adalah 100 persen asli keturunan Belanda, namun kini bisa jadi kiper andalan Timnas Indonesia.
Maarten Paes adalah pria asal Belanda yang sebenarnya tidak memiliki darah Indonesia secara langsung. Ia telah mengantongi enam pertandingan bersama Timnas Belanda junior, mulai dari U-18 hingga U-21. Kini, Paes bermain untuk tim MLS, FC Dallas. Melansir dari Transfermarkt, Marteen Paes lahir pada 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda. Kiper dengan tinggi 192 cm itu memperkuat FC Dallas sejak Juli 2022. Sebelum bermain di MLS, Paes memperkuat tim kasta tertinggi Liga Belanda, FC Utrecht, dari tahun 2019 hingga 2022.
Pria 25 tahun tersebut merupakan produk akademi VV Union, kemudian ia pindah ke NEC Nijmegen pada tahun 2012 hingga 2016. Setelah itu, ia sempat membela tim senior NEC Nijmegen dan akhirnya pindah ke tim Ivar Jenner saat ini, FC Utrecht. Harga pasar Paes kini mencapai Rp 20,86 Miliar. Bersama FC Dallas, ia dikontrak hingga 21 Desember 2025.
Uniknya, Maarten Paes sebenarnya tidak memiliki darah Indonesia, dengan kata lain ia merupakan ‘full bule’. Dilansir Strootsy, di tubuh Paes tidak terkandung satu tetes pun darah etnis asli Indonesia. Namun, ia bisa dinaturalisasi lantaran sang nenek merupakan seorang ‘Blijvers’ (sebutan bagi para pendatang berdarah Eropa murni, yang lahir di Indonesia (saat itu Hindia Belanda).
Singkatnya, kedua buyut dari Paes merupakan orang Eropa, kemudian menikah dan tinggal di Hindia Belanda, dan melahirkan nenek Paes di daerah Kediri, Jawa Timur, pada 20 Maret 1940. Kesimpulannya, Paes bukan seorang blasteran, melainkan ‘Bule medok’ alias full blood. (sumber web https://www.prokal.co/)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....