Enam Tahun Berjuang, HMI Persiapan Subulussalam Resmi Dilantik
- 29 Sep 2026 08:46 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Perjalanan panjang proses pembentukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Persiapan Subulussalam akhirnya membuahkan hasil. Kepengurusan organisasi mahasiswa tersebut resmi dilantik di Pendopo Wali Kota Subulussalam.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya babak baru pengabdian organisasi setelah melalui proses perintisan dan dinamika internal yang memakan waktu hingga enam tahun.
Ketua Umum HMI Cabang Persiapan Subulussalam, Farhan Rizki, menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar prosesi seremonial semata. Ia mengingatkan jajarannya agar tidak menjadikan struktur kepengurusan sebagai simbol jabatan tanpa kontribusi nyata.
"Pelantikan ini merupakan momentum bersejarah sekaligus awal dari tanggung jawab besar dalam membangun organisasi. Kepengurusan ini harus menjadi wadah pengabdian, bukan sekadar simbol jabatan," ujar Farhan di hadapan para kader dan tamu undangan.
Inisiator pembentukan HMI di Subulussalam, Erwinsyah Berutu, menceritakan rumitnya proses panjang yang harus dilalui para kader muda hingga titik pelantikan ini. Ia berpesan agar keberadaan HMI di daerah mampu memberi dampak konkret dan menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.
"HMI hadir bukan hanya sebagai Himpunan Mahasiswa Islam, tetapi juga harus menjadi Harapan Masyarakat Indonesia yang mampu menjawab ekspektasi publik," tegas Erwinsyah, Senin 28 September 2026.
Sementara itu, perwakilan Badko HMI Aceh, Shahibul Marwah, menyoroti pentingnya sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pemerintah daerah. Ia menilai keberlanjutan proses kaderisasi sangat bergantung pada iklim kepemudaan yang mendukung di daerah setempat.
Sikap terbuka ditunjukkan oleh Wali Kota Subulussalam, H. B. Rasyid Bancin, yang mendorong kader HMI untuk terus mengasah kapasitas intelektual. Secara khusus, ia meminta mahasiswa membedah dan meneladani rekam jejak pemikiran tokoh ulama serta sastrawan besar Nusantara asal daerah tersebut, Syekh Hamzah Fansuri.
"Kader HMI jangan pernah melupakan sejarah dan pemikiran Hamzah Fansuri. Perkuat terus budaya literasi dan jadilah mitra kritis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah," kata Rasyid.
Pemerintah Kota Subulussalam juga menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi agenda-agenda strategis organisasi ke depan, termasuk rencana penyelenggaraan Latihan Kader II (LK II) guna mempercepat status HMI Subulussalam menjadi cabang penuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....